Money
Mengatur Biaya Hidup Sebagai Freelancer

30 Jul 2016


Foto: Fotosearch

Berencana resign dalam waktu dekat karena ingin menjadi freelancer? Kita harus melakukan sejumlah persiapan, nih, agar keuangan tidak goyah. Maklum, kita tidak lagi memperoleh gaji bulanan yang biasanya dapat menutupi biaya sehari-hari sekaligus berinvestasi.
 
Freelancer memiliki pendapatan yang tidak tetap. Sebaiknya, kita memiliki dana cadangan berupa biaya hidup paling tidak tiga bulan ke depan sejak resign serta dana darurat untuk menutupi biaya-biaya musibah, seperti sakit atau kecelakaan.
 
Meski pendapatan tidak tetap, kita akan selalu memiliki pengeluaran rutin. Sedangkan pos pengeluaran untuk gaya hidup, seperti nonton atau hang out di kafe, harus dihemat atau menghilangkannya sama sekali. Karena pengeluaran tersebut seringkali merupakan keinginan, bukan kebutuhan.
 
Jadi, pastikan dulu kita punya dana darurat sebesar biaya hidup tiga bulan, plus siapkan mental untuk menjalankan gaya hidup yang lebih hemat. Jika terbiasa nongkrong di kafe dua kali seminggu, pangkas menjadi sekali seminggu—atau dua kali sebulan. Ini penting dilakukan sampai kondisi keuangan kita stabil seperti layaknya bekerja kantoran. (f)
 


Topic

#kerjafreelance

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?