Money
Memetakan Peluang Ekspor Produk Kuliner dan Mode

26 Feb 2021


Dok. Unsplash




Wirausaha makanan dan fashion adalah dua di antara jenis bisnis yang sangat prospektif. Bahkan, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, dua jenis wirausaha ini adalah sektor usaha yang diunggulkan pemerintah untuk pengembangan UKM unggul, bersamaan dengan sektor pertanian dan perikanan, furniture dan kerajinan, serta pariwisata. Hal ini karena kelima sektor tersebut memiliki prospek pasar yang cukup besar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari total 60 juta UMKM di Indonesia, bidang kuliner menempati lebih dari 60 persennya dan sektor fashion berkontribusi sebanyak 18,15 persen, di posisi kedua. Hal tersebut menandakan industri produk makanan dan minuman serta fashion menjadi primadona di dunia wirausaha.

Walau bukan komoditas utama untuk ekspor dari tanah air, peluang ekspor produk-produk kuliner dan mode terbilang cukup manis. Hal ini disampaikan oleh
Iriana Trimurty Ryacudu, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Kementerian Perdagangan RI dalam webinar Bincang UKM Femina dan Facebook She Means Business bertajuk Peluang Pasar Ekspor untuk Wirausaha Food & Fashion pada Selasa, 15 Desember 2020 lalu. Di acara yang juga dihadiri oleh Emily Sutanto, Founder Sunria dan Nancy Margried, Co-founder Batik Fractal, Iriana menyampaikan bahwa selama pandemi dua jenis usaha ini tetap eksis.

Berdasarkan data Kemendag, untuk produk makanan olahan (Januari– April 2020), Indonesia berhasil mencatatkan nilai ekspor sebesar USD 1,32 miliar atau meningkat 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan masih adanya peluang bagi para pelaku usaha untuk bisa tembus ekspor.

Secara lebih rinci, Iriana memaparkan bahwa produk makanan yang paling banyak dicari oleh para pengimpor seperti Amerika Serikat, Jerman dan Inggris adalah, (1)
Makanan diolah (12,41%), (2) roti dan produk roti (6,37%) dan (3) cokelat dan olahan cokelat (3,73%). 

Sementara untuk ekspor produk mode memang cukup terdampak karena pandemi. Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku usaha fashion yang melakukan ekspor ke luar, salah satunya karena perubahan pola perdagangan global, peningkatan biaya logistik, hingga distribusi bahan baku yang sulit. Hal ini menyebabkan beberapa produk mode tertentu mengalami penurunan kuantitas ekspor. 

Kendati demikian, ternyata masih ada produk-produk mode lainnya yang justru mengalami peningkatan di tengah pandemi. Masih menurut data Kemendag RI, produk batik dilaporkan mengalami peningkatan kuantitas ekspor menjadi 21,54 juta dolar AS (Januari-Juli 2020) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 17,99 juta dolar AS.

Iriana pun melanjutkan bahwa masih ada peluang manis untuk industri fashion tembus ke pasar internasional. Adapun beberapa hal yang perlu dicermati adalah mengembangkan beragam motif, corak, dan desain tradisional Indonesia yang sesuai dengan selera pasar internasional, menggunakan dukungan sektor pariwisata sebagai promosi serta pasar untuk produk perhiasan dan fashion hingga memanfaatkan banyaknya sumber daya terampil dan memadai sebagai pengrajin. 

Untuk diketahui,
Peluang Pasar Ekspor untuk Wirausaha Food & Fashion adalah webinar kolaborasi antara #SheMeansBusiness Facebook dan Wanita Wirausaha Femina. Sejak tahun 2019, Wanita Wirausaha Femina telah bekerjasama dengan #SheMeansBusiness Facebook menggelar workshop untuk UMKM wanita di kota-kota di Indonesia. Tahun ini, mengikuti kondisi masyarakat, workshop offline tersebut berpindah platform, dilaksanakan di ruang digital lewat Facebook Live di Facebook Page Wanita Wirausaha Femina. 

Diharapkan melalui berbagai
talkshow virtual yang diadakan dengan menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif ini, dapat memberikan pengetahuan, jaringan, keterampilan serta teknologi yang dibutuhkan para wanita wirausaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka. 

Dan Anda pun bisa mendapatkan keistimewaan untuk bergabung di Facebook Group Wanwir Mahir Digital, dimana menjadi wadah bagi wanita wirausaha untuk berjejaring dan mendapatkan ilmu-ilmu digital marketing baru guna mengembangkan bisnis lebih besar lagi. Ayo segera gabung di FB Group Wanwir Mahir Digital, caranya:

1. Klik link https://www.facebook.com/groups/wanwirmahirdigital/ 
2. Klik permintaan JOIN GROUP
3. Lalu ISI DATA USAHA yang diminta (wajib diisi)
4. Klik Setuju (Agree) rules admin
5. Tunggu approval dari Admin Femina



BACA JUGA :

Cara Membuat Desain Produk Berkualitas untuk Pasar Internasional
Memetakan Peluang dan Tantangan Ekspor Kopi dan Furnitur dari Indonesia
Pentingnya Kontrol Kualitas Produk Saat Ekspansi ke Pasar Internasional



Topic

#ekspor, #wanwir

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?