Money
Lindungi Merek dan Produk UKM dengan HAKI

21 Jan 2021


Dok. Pexels




Kemajuan teknologi yang serba digital, memang banyak membantu kehidupan masyarakat dari berbagai perspektif. Salah satunya untuk berwirausaha. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbondong-bondong menjual produk mereka secara daring, demi meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasarnya.

Namun di satu sisi, segala sesuatu yang bergerak secara daring juga turut memberikan risiko tersendiri bagi para pelaku usaha. Yaitu, dengan semakin maraknya tranformasi digital, yang mana banyak pelaku usaha berbondong-bondong menjual produk mereka melalui kanal media sosial maupun
marketplace, juga semakin rentan produk para pelaku usaha dicuri atau ditiru.

Hal ini disampaikan oleh
Olvy Andrianita, Direktur Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan RI, dalam webinar Bincang UKM Femina dan Facebook She Means Business bertajuk Produk Desain yang Unggul di Pasar Internasional pada Selasa, 17 November 2020 lalu. Di acara yang juga dihadiri oleh Reny Feby, Founder Reny Feby Jewelry dan Sylvie Arizkiany Salim, Founder dan Creative Director SylvieRomy MathArt+Design, Olvy mengingatkan pentingnya para pelaku usaha melindungi produk mereka dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Seiring dengan transformasi digital, sertifikasi yang memiliki keberpihakan pada kekayaan intelektual, baik itu paten atau kekayaan industri, perlu dimiliki. Terutama jika ingin mengembangkan usaha lebih besar lagi,” jelas Olvy.

Menurutnya penting bagi pelaku usaha untuk mendaftarkan HAKI. Karena hal ini dapat melindungi nama merek atau desain produk ditiru atau dicuri orang lain, mempermudah proses pengalihan dan lisensi jika ingin mengembangkan bisnis, hingga mempermudah proses investasi. Kembali diingatkan, bahwa biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh HAKI lebih murah dibandingkan dengan kerugian yang akan ditimbulkan jika terjadi konflik HAKI.

Ditambahkan oleh Olvy, bahwa pelaku UKM dapat mendaftarkan HAKI berupa merek, hak cipta dan paten, indikasi geografis, serta desain industri.

Untuk diketahui,
Produk Desain yang Unggul di Pasar Internasional adalah webinar kolaborasi antara #SheMeansBusiness Facebook dan Wanita Wirausaha Femina. Sejak tahun 2019, Wanita Wirausaha Femina telah bekerjasama dengan #SheMeansBusiness Facebook menggelar workshop untuk UMKM wanita di kota-kota di Indonesia. Tahun ini, mengikuti kondisi masyarakat, workshop offline tersebut berpindah platform, dilaksanakan di ruang digital lewat Facebook Live di Facebook Page Wanita Wirausaha Femina. 

Diharapkan melalui berbagai talkshow virtual yang diadakan dengan menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif ini, dapat memberikan pengetahuan, jaringan, keterampilan serta teknologi yang dibutuhkan para wanita wirausaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka. 

Dan Anda pun bisa mendapatkan keistimewaan untuk bergabung di Facebook Group Wanwir Mahir Digital, dimana menjadi wadah bagi wanita wirausaha untuk berjejaring dan mendapatkan ilmu-ilmu digital marketing baru guna mengembangkan bisnis lebih besar lagi. Ayo segera gabung di FB Group Wanwir Mahir Digital, caranya:

1. Klik link https://www.facebook.com/groups/wanwirmahirdigital/ 
2. Klik permintaan JOIN GROUP
3. Lalu ISI DATA USAHA yang diminta (wajib diisi)
4. Klik Setuju (Agree) rules admin
5. Tunggu approval dari Admin Femina



BACA JUGA :
Memetakan Peluang dan Tantangan Ekspor Kopi dan Furnitur dari Indonesia
Pentingnya Desain Produk untuk Menarik Minat Calon Konsumen
Pentingnya Kontrol Kualitas Produk Saat Ekspansi ke Pasar Internasional



 
 


Topic

#HAKI, #UKM, #FacebookxFemina, #Wanwir, #SheMeansBusiness

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?