Jenis jamur bisa diganti sesuai selera. Yang penting, apapun yang mudah ditemui.
Bahan:
- 3 L air mendidih
- 150 g jamur shiitake ukuran besar, iris tipis 1)
- 4 sdm minyak wijen
- 1 ½ buah (300 g) bawang bombay
- 5 siung bawang putih, cincang halus
- 3 cm jahe, iris tipis
- 4 sdm shoyu
- 1 sdm miso
- 500 ml kaldu daging sapi, siap pakai
- 150 g jamur shimeji, siangi 2)
- 150 g jamur enoki, siangi 3)
- 200 g beef bacon, iris memanjang tipis
- 300 g ramen kering, rebus hingga al dente, tiriskan
- 6 butir telur ayam ukuran kecil
- 1 batang bawang daun, iris tipis memanjang
- 6 sdm pasta cabai, siap pakai
- Campur air bersama jamur shiitake, aduk rata. Masak selama 15 menit hingga jamur matang, angkat. Iris tipis jamur, sisihkan kaldunya.
- Panaskan 2 sdm minyak wijen, masukkan bawang bombay, bawang putih, dan jahe, tumis hingga matang dan agak kering.
- Tambahkan shoyu dan miso, aduk rata. Tuang kaldu jamur dan kaldu daging sapi, aduk rata. Didihkan. Angkat, sisihkan.
- Panaskan sisa minyak wijen, tumis jamur shiitake, jamur shimeji, jamur enoki, dan beef bacon hingga kecokelatan, angkat. Sisihkan.
- Susun ramen di dalam mangkuk saji, tambahkan tumisan jamur dan beef bacon. Siram dengan kaldu. Selagi panas, tuang satu telur ayam mentah di atas ramen.
- Sajikan bersama taburan bawang daun dan pasta cabai.(f)
1) Jamur shiitake: Dikenal juga sebagai jamur hioko. Payung jamurnya besar dengan warna kecokelatan.
2) Jamur shimeji: Bentuk batang jamurnya ramping dan bergerombol dengan payung jamur berwarna putih atau cokelat.
3) Jamur enoki: Jamur berwarna putih dan berbentuk panjang seperti taoge dengan payung kecil. Tumbuh berumpun dalam satu pangkal jamur.(f)
Untuk 6 porsi


