Lifestyle
Lewat {02} Pink Laundry, Khozy Rizal Menggambarkan Wangi Terinspirasi Kelembutan dan Kehangatan Rumah

31 May 2025

Hubungan ibu dan anak selalu punya keunikan tersendiri, meski kadang keunikan itu berarti adanya jarak emosi dan komunikasi yang memisahkan mereka.

Hubungan ini jadi inti narasi film pendek {02} Pink Laundry, yang merupakan interpretasi narasi visual Pink Laundry Eau de Parfum dari Alchemist Fragrance.

Parfum dengan aroma segar floral dan powdery notes yang mengingatkan kita akan wangi kenyamanan dan kehangatan rumah ini menjadi sebuah cerita tentang Indi (Tatjana Saphira). Ia adalah mahasiswa Indonesia yang belajar Arsitektur di Kyoto, Jepang, terbiasa hidup mandiri, namun tiba-tiba dihubungi sang ibu (Maudy Koesnaedi), yang meninggalkannya sejak kecil tanpa penjelasan.

Jalanan di pinggiran Kyoto yang tenang dan dipenuhi bunga sakura merefleksikan nuansa wangi parfumnya.
Foto: Palari Films/Dok. Alchemist Fragrance

Saat sedang mencuci pakaian, Indi menemukan sebuah sweter pink milik ibunya, yang membangkitkan kembali kenangan dan luka lama.

Film pendek ini mengajak penonton menyelami dilema emosional Indi; apakah ia akan membuka hati untuk berdamai dengan sang ibu atau memilih melanjutkan hidup tanpa menerima sang ibu.

Ditulis oleh Ruth Irianty, film pendek ini disutradarai oleh Khozy Rizal, sutradara film Little Rebels Cinema Club yang memenangkan Crystal Bear untuk Film Pendek Terbaik di Festival Film Internasional Berlin 2025. Khozy juga menyutradarai Basri & Salma in a Never-Ending Comedy yang berkompetisi di Festival Film Internasional Cannes 2023.

"Lewat film ini kami berusaha menangkap banyak sekali rentang emosi yang sangat luas, ada perasaan sepi, rindu, dan juga dingin tapi hangat. Meskipun berada di lokasi yang dingin di Kyoto, perasaan dan momen-momen yang karakter utama alami membuatnya merasakan kehangatan bersama karakter-karakter di sekitarnya," ujar Khozy Rizal di acara peluncuran {02} Pink Laundry pada 27 Mei 2025 di XXI Senayan City, Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Naya Tinanda Nabila, CEO Alchemist Fragrance, mengatakan, "Film ini meng-highlight rasa yang sangat lembut, antara ibu dan anak. Kami juga memilih medium film karena bisa jadi powerful vessel untuk menceritakan pengalaman tentang perasaan."

Bagi Tatjana Saphira, berdialog dalam Bahasa Jepang di film ini adalah tantangan terbesar; bagi Maudy Koesnaedi, film ini menunjukkan bahwa perhatian banyak bentuknya, dan kadang tak selalu dipahami. Foto: Dok. Alchemist Fragrance

Film pendek ini diproduksi oleh Palari Films yang terkenal dengan karya-karya kelas festival seperti Posesif (2017) serta Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021). Ini adalah kolaborasi kedua Alchemist Fragrance dan Palari Films setelah film pendek Alchemist Fragrance tahun lalu, {04} Home Garden.

Film {02} Pink Laundry akan tayang secara terbatas dan gratis untuk umum di bioskop, yaitu di XXI Senayan City Jakarta pada 31 Mei 2025, CGV 23 Paskal Bandung pada 7 Juni 2025, dan XXI Plaza Indonesia Jakarta pada 14 Juni 2025.

Pendaftaran untuk menonton dapat dilakukan dengan mengisi formulir registrasi yang dapat diakses di akun Instagram @alchemist.fragrance. Film ini juga bisa ditonton di kanal YouTube, Instagram dan TikTok Alchemist Fragrance (tapi nonton di layar lebar lebih puas dan menyentuh!).

Baca juga:
7 Wewangian Ini Bikin Kita Gamon dari When Life Gives You Tangerines
Edisi Terbatas Diptyque Orphéon Eau de Parfum, Keharuman Nostalgia Skena Paris Era 60-an
Terinspirasi Kehangatan Ramadan, Scarlett dan Jenahara Luncurkan Koleksi Parfum Terbaru


Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?