Hujan di jam pulang kantor adalah tantangan berat. Foto ilustrasi: IG @pt_transjakarta
Buat kamu yang mengandalkan TransJakarta alias TiJe buat ke sekolah, kampus atau kerja, tahu nggak kalau tanggal 15 Januari lalu TiJe telah 22 tahun beroperasi—khususnya Koridor 1?
Kini, TransJakarta yang sudah dilengkapi armada bus listrik yang lebih ramah lingkungan itu makin sat-set jadi transportasi umum andalan kamu.
Di musim hujan, naik TiJe saat rush hour itu ujian tersendiri. Bus penuh, halte ramai, payung bocor, sepatu basah—belum lagi macet di jalur bersama yang bikin perjalanan makin lama.
Tapi tenang, kamu tetap bisa survive (dan chill) kalau pakai tip berikut.
1/ Berangkat lebih pagi
Di musim hujan, semua bisa jadi lebih lama dari biasanya, karena jalanan macet, bus lebih penuh, dan banyak penumpang menunggu lebih lama.
Kalau biasanya berangkat pukul 7 pagi, coba majuin jadi 6.30 atau bahkan 6.15. Kamu memang perlu mengorbankan enaknya narik selimut, demi nggak desak-desakan kayak sarden.
2/ Siap tempur di musim hujan
Pakai outfit yang hujan-friendly, selalu siapin payung kecil dan jas hujan lipat. Kamu nggak (terlalu) bikin becek halte, dan saat keluar halte pun kamu nggak basah kuyup.
Amankan juga barang elektronik dengan memakai tas tahan air atau pakai rain cover. Jangan taruh HP di kantong luar tas pas hujan deras.
3/ Pakai aplikasi dan cek info koridor
Aplikasi TransJakarta memudahkan hidup kamu dalam mengatur jadwal perjalanan sehari-hari. Sebelum berangkat:
- Cek rute dan kondisi bus di aplikasi
- Kadang ada pengalihan atau keterlambatan karena banjir atau macet parah.
Tahu info lebih dulu bikin kamu nggak kejebak lama di satu halte tanpa kepastian.
4/ Siap mental
Nggak hujan saja TiJe di rush hour pastinya full house—apalagi kalau kamu bukan halte awal. Saat hujan, banyak pengguna motor dan ojol pindah ke TransJakarta. Artinya:
- Antrean lebih panjang
- Bus lebih penuh
- Waktu tunggu bisa lebih lama.
Karena itu:
- Pakai earphone, dengerin playlist favorit atau podcast
- Jangan keburu emosi—semua orang juga lagi berjuang.
Langka banget kalau rush hour ada bus dan halte lega, jadi kamu harus selalu gercep. Foto ilustrasi: IG @pt_transjakarta
5/ Kuatkan kaki
Makan pagi sebelum menembus rush hour itu penting karena kemungkinan besar kamu bakal berdiri sepanjang jalan.
Pastikan kamu bersih dan nggak BB—kasihan satu bus, dong. Kalau kamu dapat berdiri:
- Pegang handgrip atau tiang dengan kuat
- Jangan terlalu fokus ke HP
- Hujan = jalanan licin = bus bisa ngerem mendadak.
6/ Turun lebih sabar dan lebih santun
Semua orang pengin cepat sampai dan segera berteduh. Tapi kamu harus ingat untuk nggak menyerobot, apalagi sampai dorong-dorongan dengan penumpang lain.
Sedikit sabar bikin perjalanan jauh lebih enak dan semua bisa melalui rush hour di musim hujan naik TiJe yang baru ulang tahun itu dengan happy. (f)
Baca juga:
Checklist Wajib Saat Naik Transportasi Umum di Musim Hujan
7 Cara Biar Cinta Hari Senin
Terbang dengan Aroma Khas Nusantara Bersama Kolaborasi Rumah Atsiri Indonesia x Garuda Indonesia
Brianna Relisha


