Berikut beberapa persiapan yang kudu kita lakukan saat menghadapi rekan kerja baru!
Persiapan 1: Mental
Lapangan kerja terbatas, sementara peminatnya makin bertambah. Setiap tahun, selalu ada yang lulus kuliah, kan? Kita tidak bisa hanya menguasai bidang kerja secara teknis, melainkan juga potensi diri kita sendiri.
Begitu pula saat kita harus berhadapan dengan ‘anak kemarin sore’ dalam proses promosi. Kita tetap harus meningkatkan kemampuan mental untuk berani bersaing dan memenangkannya. Berusahalah untuk lebih fokus pada pekerjaan, bukannya sibuk mempermasalahkan posisi kita sebagai karyawan yang lebih senior.
‘Jual’ diri pada perusahaan bahwa kita adalah kandidat yang lebih ‘dewasa’ dan matang: kita sudah memiliki kemampuan membuat keputusan, sudah berpengalaman menjalin relasi dengan berbagai macam klien, mampu melihat satu masalah dari berbagai perspektif, dan seterusnya. Di sinilah kelebihan kita karena sehebat-hebatnya seorang fresh graduate, ilmunya baru sebatas teori, kan?
Persiapan 2: Fisik
Kriteria apalagi, sih, yang kudu dimiliki oleh karyawan biar disayang terus sama perusahaan dan jadi kandidat utama untuk mendapatkan prioritas promosi?
• Fisik fit
Salah satu pertimbangan utama saat merekrut pegawai baru adalah kesehatan fisik. Perusahaan, kan, pasti nggak mau rugi dengan menggaji kayawan yang brilian tapi sakit-sakitan terus…. Kesehatan tidak hanya bagus untuk tubuh kita tapi juga bisa memberi nilai plus untuk mendapatkan promosi atau pekerjaan baru. Jika pewawancara atau bos mengetahui kita suka olahraga atau bergabung dalam tim olahraga seperti tennis dan basket, itu bisa jadi nilai plus.
• Kelakuan minus
Suka atau tidak, secara tidak langsung, kebiasaan jelek juga berpengaruh pada penilaian kerja. Apalagi jika kebiasaan itu tidak hanya merugikan diri sendiri tapi juga orang lain. Sering nggak masuk kantor gara-gara semalam kebanyakan minum atau menggunakan narkoba, misalnya. Kalau sudah begini, sih, perusahaan mana pun pasti malas mempertahankan kita di sana…. CC
FOTO: DOK. PARENTING


