Sex & Relationship
7 Cara Melupakan Mantan (part 1)

4 Jan 2013

Cinta nggak hanya diuji saat kita masih bersama si dia. Setelah putus pun, kita kudu tahan banting menghadapi semua hal berbau mantan, tuh. Cek di sini semua hal yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan hidup....

Kasus 1: Get over it!
Di awal mantan masih sering curhat dan ngajak jalan bareng, kita senang banget. Ternyata  dia belum terbiasa tanpa kehadiran kita. Begitu suasana makin garing, kita malah berdoa supaya mantan nggak melulu bersikap posesif atau mengandalkan (plus mengganggu) kita lagi.

Mendingan....
- Kalau nggak bisa dibilangin secara baik-baik, kita kudu tegas memutuskan hubungan dengan mantan. Cuekin semua telepon dan SMS-nya supaya dia segera nyadar dan nggak berharap lagi.
- Menghembuskan gosip bahwa kita sedang dekat/jadian dengan cowok keren lewat teman-teman mantan juga cukup ampuh, kok, bikin dia berpikir dua kali sebelum mencari kita.

Kasus 2: Belum lupa
Maunya, sih, kita cepat lupa setelah putus dari si dia. Tapi rasanya seperti ada sesuatu yang hilang setelah pacar jadi mantan. Setiap mau makan, tidur, atau beraktivitas, kita masih teringat semua kenangan indah bareng mantan—padahal sudah lewat tiga bulan. Mungkin nggak, sih, balik lagi?

Mendingan....
- Kalau memang masih sayang dan mantan belum punya gandengan baru, berarti kita kudu usaha, dong. Jangan lupa introspeksi diri supaya alasan putus dengan si dia nggak terulang lagi.
- Kita nggak perlu buang-buang waktu jika mantan sudah move on. Mending cari gebetan juga karena katanya, nih, obat paling ampuh buat ngobatin kehilangan pacar adalah dengan mencari pacar baru, he he he....

Kasus 3: Teroris bernama mantan

Paling susah menghadapi mantan si dia yang posesif. Sebagai cewek barunya, kita pasti dianggap rendah oleh mantan si dia. Bisa jadi karena dia belum rela kalau pacar memilih kita. Nggak heran segala bentuk teror dia lancarkan demi merusak hubungan kita dan si dia—uh, bikin gemas!

Mendingan....

- Nggak ada asap kalau nggak ada api. Tanyakan kepada si dia apakah memang ada urusan yang belum selesai di antara mereka dan minta pacar segera menyelesaikannya. Nggak penting juga kita terlibat di antara mereka!
- Jangan pernah membalas SMS-nya, tapi segera angkat telepon dari 'si teroris' dan diamkan saja. Toh, dia juga yang harus membayar pulsanya—kalau tagihannya membengkak pasti mantan si dia bakal sadar nggak ada gunanya meneror kita. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?