Salah satu penentu kesuksesan berkarier adalah kemampuan kita menjalin networking. Biar nggak salah langkah, simak, nih, delapan fakta tentang networking berikut!
1. Banyak teman di media sosial = networking luas.
Fakta: Mungkin jumlah koneksi kita di LinkedIn mencapai ratusan orang. Tapi kalau hanya beberapa orang saja yang kita kenal dekat artinya kita belum menjalankan networking secara baik.
2. Bertukar kartu nama sebanyak mungkin adalah cara memperluas networking.
Fakta: Yang terpenting sebenarnya adalah kualitas hubungan kita dengan si pemilik kartu nama. Kalau kita memiliki banyak kartu nama milik orang lain, tapi nggak pernah berkomunikasi dengan mereka, sih, percuma saja.
3. Lebih menguntungkan menjalin hubungan dengan orang yang satu profesi dengan kita.
Fakta: Betul, kita memang lebih mudah akrab dengan orang yang memiliki kesamaan. Namun, tetap lebih menguntungkan jika mengenal orang lain dari beragam profesi. Selain bisa menambah ilmu, peluang melebarkan karier di berbagai bidang juga semakin besar.
4. Teknologi komunikasi bisa diandalkan untuk menjalin networking.
Fakta: Nggak bisa dipungkiri, makin canggihnya teknologi bikin kita nggak perlu repot-repot bertemu orang lain untuk berkomunikasi. Tapi tetap saja hal itu nggak bisa menggantikan hubungan face to face. Kan, banyak hal yang lebih asyik dibicarakan secara langsung—apalagi gosip, hehehe.
5. Salah satu tujuan menjalin networking adalah mendapatkan tawaran pekerjaan.
Fakta: Yap, tapi jangan sampai kita menunjukkan secara terang-terangan karena membuat mereka merasa dimanfaatkan. Lebih baik, perlihatkan kemampuan di depan ‘incaran’ kita. Misalnya, saat kita tahu mereka akan membuat event di luar pekerjaan, tawarkan diri untuk membantu atau berikan rekomendasi tempat maupun orang yang dia butuhkan.
6. Menjalin networking bisa meningkatkan reputasi.
Fakta: Punya banyak kenalan dari berbagai bidang memang membuat reputasi kita meningkat. Makin bagus lagi jika kita mengenal orang-orang dengan jabatan tinggi. Mereka, kan, nggak mungkin asal memilih teman. Orang lain akan menganggap kita sama hebatnya, deh.
7. Networking adalah sarana promosi gratis.
Fakta: Betul, orang-orang yang telah mengenal kita memang nggak akan ragu mempromosikan kita di depan teman mereka. Hasilnya, semakin banyak yang memakai jasa kita dan kita dinilai andal di bidang yang kita geluti.
8. Networking adalah ajang ‘menjual diri’.
Fakta: Mungkin kita memang punya banyak prestasi dan selalu sukses mengerjakan proyek besar. Namun, nggak perlu menceritakan ‘biografi’ kita kepada orang yang baru dikenal. Lebih baik, ubah peran kita sebagai pendengar agar dia merasa dihargai. Sst, kita juga bisa sekalian mencuri ilmu dari ceritanya, tuh. (FAI/Fotosearch)
1. Banyak teman di media sosial = networking luas.
Fakta: Mungkin jumlah koneksi kita di LinkedIn mencapai ratusan orang. Tapi kalau hanya beberapa orang saja yang kita kenal dekat artinya kita belum menjalankan networking secara baik.
2. Bertukar kartu nama sebanyak mungkin adalah cara memperluas networking.
Fakta: Yang terpenting sebenarnya adalah kualitas hubungan kita dengan si pemilik kartu nama. Kalau kita memiliki banyak kartu nama milik orang lain, tapi nggak pernah berkomunikasi dengan mereka, sih, percuma saja.
3. Lebih menguntungkan menjalin hubungan dengan orang yang satu profesi dengan kita.
Fakta: Betul, kita memang lebih mudah akrab dengan orang yang memiliki kesamaan. Namun, tetap lebih menguntungkan jika mengenal orang lain dari beragam profesi. Selain bisa menambah ilmu, peluang melebarkan karier di berbagai bidang juga semakin besar.
4. Teknologi komunikasi bisa diandalkan untuk menjalin networking.
Fakta: Nggak bisa dipungkiri, makin canggihnya teknologi bikin kita nggak perlu repot-repot bertemu orang lain untuk berkomunikasi. Tapi tetap saja hal itu nggak bisa menggantikan hubungan face to face. Kan, banyak hal yang lebih asyik dibicarakan secara langsung—apalagi gosip, hehehe.
5. Salah satu tujuan menjalin networking adalah mendapatkan tawaran pekerjaan.
Fakta: Yap, tapi jangan sampai kita menunjukkan secara terang-terangan karena membuat mereka merasa dimanfaatkan. Lebih baik, perlihatkan kemampuan di depan ‘incaran’ kita. Misalnya, saat kita tahu mereka akan membuat event di luar pekerjaan, tawarkan diri untuk membantu atau berikan rekomendasi tempat maupun orang yang dia butuhkan.
6. Menjalin networking bisa meningkatkan reputasi.
Fakta: Punya banyak kenalan dari berbagai bidang memang membuat reputasi kita meningkat. Makin bagus lagi jika kita mengenal orang-orang dengan jabatan tinggi. Mereka, kan, nggak mungkin asal memilih teman. Orang lain akan menganggap kita sama hebatnya, deh.
7. Networking adalah sarana promosi gratis.
Fakta: Betul, orang-orang yang telah mengenal kita memang nggak akan ragu mempromosikan kita di depan teman mereka. Hasilnya, semakin banyak yang memakai jasa kita dan kita dinilai andal di bidang yang kita geluti.
8. Networking adalah ajang ‘menjual diri’.
Fakta: Mungkin kita memang punya banyak prestasi dan selalu sukses mengerjakan proyek besar. Namun, nggak perlu menceritakan ‘biografi’ kita kepada orang yang baru dikenal. Lebih baik, ubah peran kita sebagai pendengar agar dia merasa dihargai. Sst, kita juga bisa sekalian mencuri ilmu dari ceritanya, tuh. (FAI/Fotosearch)


