
1. Jual foto online
Hobi fotografi dan punya stok foto-foto keren? Jangan cuma disimpan dalam folder di hard disk. Buka situs-situs penyedia foto online—misal, Shutterstock atau Fotosearch—dan unggah foto kita di situ dengan bayaran tertentu. Tidak perlu berharap bayaran tinggi, yang penting ada pemasukan. Sedikit demi sedikit, kan, menjadi bukit.
2. Re-seller kosmetik
Kosmetik yang dijual secara MLM atau dari mulut ke mulut bisa menambah penghasilan sambil tetap mengerjakan tugas-tugas kantor. Ketika sedang di meja, kasih lihat katalog kosmetik yang kita miliki pada teman sekitar dan tunggu dalam beberapa menit atau jam dia akan memesan pada kita. Pendaftarannya juga mudah dan kita bakal menerima komisi dari setiap barang yang terjual. Modalnya sederhana: mudah bergaul dengan orang lain.
3. Tawarkan kerajinan tangan
Jago membuat rajutan? Suka banget menyulam? Hasilnya jangan cuma dipajang. Tawarkan pada orang-orang sekitar. Atau, buat akun socmed khusus untuk memajang karya-karya kita tersebut dan jual secara online.
4. Sewakan barang pribadi
Tawarkan peralatan berkemah, sepeda, mobil, bahkan gaun ke pesta atau kostum yang dimiliki untuk disewa. Buat akun socmed atau blog untuk menawarkan penyewaan barang-barang tadi. Jangan lupa buat syarat dan ketentuan penyewaannya, ya, supaya tidak merugi atau barang rusak.
5. Buka kursus privat
Keahlian bahasa Inggris atau asing lainnya bisa ditularkan melalui penawaran kursus privat. Tidak hanya bahasa, bisa juga kemampuan lain seperti matematika, desain grafis, hingga fotografi. Tawarkan juga melalui socmed, ya. Pilihan lain, buat tutorial kursus sendiri lalu unggah pada situs Udemy. Kita bisa memperoleh bayaran dari setiap unduhan tutorial tadi oleh orang lain.
Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch


