Career
5 Alasan Boleh Menurunkan Standar Gaji

22 Feb 2013

Iya, sih, semua karyawan juga maunya dapat gaji tinggi. Apalagi kita sudah menyelesaikan pendidikan hingga S2 plus lancar berbahasa asing. Masalahnya tidak semua perusahaan besar mau mengikuti standar gaji kita. Biasanya hal-hal seperti ini, nih, yang mengharuskan kita sedikit menurunkan standar gaji.

Banyak lulusan sejenis
Jika lulusan dari jurusan kita banyak, berarti kita harus siap bersaing dengan jutaan lulusan tersebut. Kadang, saking banyaknya latar belakang pendidikan itu, perusahaan tidak ragu menawar gaji lebih rendah dari permintaan kita. Maklum, masih banyak kandidat lain, sih.

Kembali ke negara asal
Bila tadinya kita kuliah dan bekerja di negara lain yang perekonomiannya lebih maju, kemungkinan fasilitas dan gaji lebih tinggi dibandingkan negara sendiri. Saat kita kembali ke Indonesia dan memutuskan bekerja di tanah air, sebaiknya, sih, sesuaikan standar gaji dengan keadaan ekonomi di sini.

Terjebak krismon
Negara sekelas AS dan Eropa saja bisa krisis ekonomi. Akibatnya saham anjlok dan banyak perusahaan yang gulung tikar atau mem-PHK karyawannya. Jika masih ada perusahaan yang tetap bertahan, biasanya menurunkan gaji karyawannya. Mau nggak mau kita sebagai karyawan harus mengikuti aturan itu, kan.

Banyak fasilitas

Tidak sedikit perusahaan yang memberikan gaji sedikit di bawah standar tapi sebagai gantinya memberikan fasilitas yang memadai. Misalnya, ada tambahan uang transport, uang makan, lembur, tunjangan kesehatan atau bahkan memberi kesempatan mendapat beasiswa atau training di luar negeri.

Batu loncatan
Ada pula perusahaan yang sudah established namun gajinya tidak terlalu besar karena dianggap namanya sudah  menjual. Maksudnya, nih, berbekal pengalaman bekerja di perusahaan itu bakal cukup memoles CV kita untuk dapat bekerja di perusahaan lain yang gajinya lebih oke, hehehe. (SM/FOTOSEARCH)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?