
Foto: Fotosearch
- Kekurangan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium.
- Tekanan terhadap saraf pada tulang belakang.
- Suplai darah yang tidak memadai. Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki dapat menimbulkan nyeri.
- Dehidrasi yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan.
- Kehamilan. Kram biasa terjadi saat bulan-bulan terakhir kehamilan karena kekurangan kalsium dan magnesium.
- Cedera atau menggunakan otot secara berlebihan. Terlalu lama duduk atau berdiri, meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur.
- Terpapar suhu dingin.
- Efek samping penggunaan obat-obatan, seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid.
- Infeksi seperti tetanus.
- Kondisi medis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit tiroid, multiple sclerosis (penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat), atau masalah aliran darah (penyakit arteri periferal). (SUMBER: NATIONAL HEALTH SERVICE. INGGRIS, 2016)
- Tekanan terhadap saraf pada tulang belakang.
- Suplai darah yang tidak memadai. Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki dapat menimbulkan nyeri.
- Dehidrasi yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan.
- Kehamilan. Kram biasa terjadi saat bulan-bulan terakhir kehamilan karena kekurangan kalsium dan magnesium.
- Cedera atau menggunakan otot secara berlebihan. Terlalu lama duduk atau berdiri, meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur.
- Terpapar suhu dingin.
- Efek samping penggunaan obat-obatan, seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid.
- Infeksi seperti tetanus.
- Kondisi medis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit tiroid, multiple sclerosis (penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat), atau masalah aliran darah (penyakit arteri periferal). (SUMBER: NATIONAL HEALTH SERVICE. INGGRIS, 2016)
Topic
#kakikram


