Health & Diet
Merokok Picu Timbulnya Risiko Penyakit Graves

24 Oct 2019


Dok. Unsplash



Penyakit tiroid atau ketidakseimbangan hormon tiroid adalah salah satu masalah besar di dunia kesehatan. Seperempat dari keseluruhan kasus tiroid muncul dalam bentuk penyakit Graves. Ini adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif dan memproduksi hormon tiroid secara berlebihan.

Gejalanya berupa kecemasan, tremor tangan, sensitivitas panas, penurunan berat badan, mata bengkak dan tiroid membesar. Jika penderita mengalami kelainan bentuk mata, seperti mata menonjol maka penyakit ini dinamakan Oftalmopati Graves (OG).

“Data RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta tahun 2004 mengungkapkan bahwa dari sekitar 26% pasien hipertiroidisme, 22% di antaranya memperlihatkan kelainan mata dalam berbagai bentuk,” ujar Prof. Dr. dr. Imam Subekti, SpPD-KEMD, Guru Besar tetap Universitas Indonesia.

OG lebih sering ditemukan pada dua kelompok usia, yaitu kelompok 40-44 tahun pada wanita dan 65-69 tahun pada pria, meskipun OG dapat muncul pada setiap umur. Rasio wanita dibanding pria pada pasien OG berkisar antara 5:1 hingga 10:1.

“OG biasanya berdampak negatif dan jangka panjang pada pekerjaan, hobi, dan fungsi psikososial pasien. Sebuah studi di Jerman mendapati di antara pasien OG yang datang ke klinik terpadu tiroid mata melaporkan cacat pekerjaan yang signifikan. Hal ini meliputi cuti sakit 36 persen, dinonaktifkan 28 persen, pensiun dini 5 persen, dan kehilangan pekerjaan 3 persen,” jelas dr. Imam.

Merokok adalah faktor risiko terpenting timbulnya OG.

“Oleh karena itu, pasien Graves, terlepas dari ada tidaknya OG dan keparahannya, harus dimotivasi untuk berhenti merokok,” ucap dr.Imam.

Sayangnya jumlah perokok aktif di Indonesia tergolong tinggi. Berdasarkan data Bank Dunia, jumlah perokok di Indonesia 39,4% lebih tinggi dibanding Cina, Filipina, dan Korea Selatan. Sementara itu, menurut data Riskerdas Kementrian Kesehatan RI tahun 2018, terdapat 33,8% penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun yang merokok.

Dengan jumlah perokok aktif yang tinggi, maka akan berdampak pada risiko timbulnya OG baik sebagai perokok aktif maupun pasif. (f)



BACA JUGA:
Jangan Lengah Kendalikan Tekanan Darah
4 Alasan Olahraga Bisa Cegah Osteoporosis
Waspadai Tanda Infeksi Saluran Kemih Yang Rentan Dialami Wanita

 


Topic

#tiroid, #graves, #oftalmopati graves

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?