Efek kesemutan yang datang dan hilang, membuat banyak orang yang mengalaminya merasa biasa saja. Namun kenyataannya jika kesemutan tak kunjung hilang dan frekuensinya makin sering, bisa jadi itu indikasi serius. Di antaranya seperti berikut ini:Diabetes
Pada penderita diabetes, kesemutan merupakan gejala kerusakan pembuluh darah yang mengakibatkan aliran darah ke ujung-ujung syaraf berkurang. Selain telapak kaki terasa menebal, kesemutan juga biasanya terjadi terus-menerus di ujung jari.
Kekurangan vitamin B12
Defisiensi B12, terdapat pada hati, telur, daging dan bisa menyebabkan demyelinisasi atau gangguan pada selaput yang membungkus syaraf sehingga menimbulkan kesemutan.
Radang sumsum tulang belakang
Kadang, gejala kesemutan pada radang sumsum tulang belakang didahului oleh flu berat. Kesemutan yang dirasakan akan menghebat, naik dari ujung jari kaki sampai ke perut bagian tengah. Setelahnya, penderita juga mengalami kesulitan berjalan. Radang ini terjadi karena serangan virus bernama cytomegalovirus (CMV).
Pembuluh darah sempit
Saat pembuluh darah yang terganggu karena penyempitan kekurangan asupan makanan, kondisi tersebut bisa menimbulkan kesemutan.
Carpal Tunnel Syndrome
Kesemutan menyerang ujung jari, biasanya tangan kanan dan kemudian berkembang menjadi rasa kebas saat digunakan beraktivitas. Kondisi ini terjadi akibat adanya pembesaran otot yang menekan syaraf.
Intinya, jika kesemutan yang kita alami cenderung nggak biasa dan mulai mencurigakan, jangan ragu berkonsultasi ke dokter yaa.. CC


