Nyeri lutut sering kali dianggap sebagai konsekuensi logis dari aktivitas harian yang padat. Namun, bagi perempuan, keluhan ini bukan sekadar tanda kelelahan, melainkan indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan perhatian medis.
Memanfaatkan momentum Hari Kartini (21 April) dan Hari Perawat Nasional (17 Maret), Siloam Hospitals Mampang Jakarta menggelar edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran perempuan usia produktif terhadap risiko gangguan tulang dan sendi.

Mengapa perempuan lebih berisiko?
Secara klinis, perempuan memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap cedera ligamen lutut dan osteoporosis dibandingkan laki-laki. Hal ini dipicu oleh kombinasi faktor biologis dan mekanis yang unik.
Menurut dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Mampang, faktor hormonal memegang peranan kunci.
“Hormon estrogen sangat memengaruhi kekuatan ligamen dan kepadatan tulang. Ditambah dengan struktur panggul serta biomekanik gerakan yang berbeda, perempuan lebih rentan mengalami masalah sendi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa gejala seperti nyeri saat naik tangga atau pegal berkepanjangan tidak boleh diabaikan. Deteksi dini adalah kunci untuk mencegah penurunan fungsi sendi yang dapat membatasi mobilitas di masa depan.
Edukasi interaktif dan dukungan komunitas
Untuk menjembatani kesenjangan informasi medis, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan pendekatan promotif-preventif melalui booth kesehatan interaktif. Masyarakat diajak memahami kesehatan tulang lewat aktivitas edukatif dan permainan menarik yang menyediakan vocer kesehatan.
Acara bertajuk Sixnergy - 6 Years of Growing Stronger, Together ini juga dimeriahkan oleh kehadiran atlet dari Pelita Jaya, Reza Guntara dan Russel Nyoo, yang memperkuat pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik secara terarah, terutama bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif.
Sinergi lokal dan apresiasi nakes
Tak hanya soal medis, kegiatan ini turut melibatkan UMKM lokal untuk memperkuat ekosistem komunitas. Rangkaian acara yang dimulai sejak 21 April 2026 ini juga diisi dengan kampanye apresiasi terhadap tenaga kesehatan (nakes).
Melalui inisiatif ini, Siloam Hospitals Mampang berupaya memberikan layanan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan perempuan modern. (f)
Baca juga:
RiaMiranda dan 3Mongkis Merangkai Cerita dalam Two, Aligned
Elegansi Lintas Benua dari Koleksi Buttonscarves x Alexandra Lapp
Koleksi Raya Tities Sapoetra for MORNINGSOL, Selebrasi Persamaan Visi dan Narasi
Trifitria Nuragustina
Topic
#feminahealth, #SiloamHospitalsMampang




