
Foto: Fotosearch
Seperti pengalaman Donna Priadi, Director Government Affairs and Policy di sebuah perusahaan multinasional, menurut Sari Marsden, performance coach dari Sarius Performance dan salah satu penulis buku Fit to Lead, wanita pemimpin memang akan merasakan pengalaman mental dari olahraga yang dilakukannya. Apa pun jenis olahraga yang Anda pilih, menurut Sari, sangat penting untuk memastikannya memiliki lima kapasitas, yaitu stability, flexibility, strength, power, dan restoration. “Saya menyebut kelima kapasitas ini sebagai dynamic energetics, sebab kapasitas-kapasitas ini sifatnya dinamis dan memiliki energy tersendiri,” ujarnya.
1. Keseimbangan (stability)
Kapasitas mental pemimpin untuk tetap berpegang teguh pada tujuan. Layaknya sebatang pohon yang tetap berdiri kokoh, walau diterjang badai karena memiliki akar yang kuat. Stabilitas diperlukan ketika Anda berada di tengah-tengah perubahan.
›› Lakukan:
Latihan yang terfokus pada stabilitas batang tubuh (core), seperti plank, squat, lunges, yoga, pilates.
›› Pengalaman yang dirasakan:
● Tubuh kita akan terlihat tegap, tegak, atau dengan kata lain terlihat penuh rasa percaya diri.
● Membuat Anda merasakan keteguhan.
● Menciptakan rasa kepastian atau percaya pada diri sendiri.
● Tetap yakin pada apa yang dimiliki dan tidak khawatir akan kekurangan.
2. Kelenturan (flexibility)
Kapasitas mental pemimpin untuk bergerak secara mengalir (flow) dan ringan (ease). Hal ini bisa terlihat dari seorang penari yang bergerak bebas, tapi memiliki tujuan.
›› Lakukan:
Latihan yang banyak meregangkan otot dan sendi (stretch) bisa melatih diri untuk luwes bergerak dan lentur dalam menghadapi berbagai situasi, seperti latihan dance zumba dan yoga.
›› Pengalaman yang dirasakan:
Menciptakan keringanan (lightness) ketika Anda merasa stuck atau terperangkap dalam keadaan yang bertensi tinggi.
3. Kekuatan (strength)
Kapasitas mental pemimpin untuk terus maju dan pantang menyerah dan selalu fokus ke depan. Seperti seorang petinju, Anda memiliki rintangan di depan. Untuk menghadapinya, Anda harus punya kekuatan (strength).
›› Lakukan:
Latihan angkat beban yang melibatkan resistensi dan adanya tekanan dari luar, selain diri kita sendiri.
›› Pengalaman yang dirasakan:
● Memberikan dorongan untuk tidak mudah menyerah, rasa tangguh untuk menanggung beban, dan ulet dalam menyelesaikan tantangan ini.
● Bila Anda bisa menggerakkan kekuatan selain dari diri sendiri, Anda bisa mengangkat sesuatu selain dari Anda sendiri.
4. Tenaga (power)
Power merupakan kapasitas mental pemimpin untuk menciptakan dampak yang luar biasa dengan menggunakan tenaga (strength) serta kecepatan (speed). Layaknya seorang sprinter, Anda menggunakan kekuatan otot sekaligus kecepatan.
›› Lakukan:
Latihan berintensitas tinggi, seperti melompat, bergerak cepat dari berbagai sisi, dan bergerak cepat ke depan ke belakang. Contohnya, plyometric dan lari lintas alam.
›› Pengalaman yang dirasakan:
Ketangkasan dan kecepatan untuk merespons tantangan yang Anda hadapi.
5. Memulihkan diri (restoration)
Ketika sebuah fase atau misi sudah selesai, Anda perlu waktu untuk memulihkan diri. Tujuannya untuk membuat diri kembali tenang dan siap menghadapi tantangan berikutnya.
›› Lakukan:
Meditasi, latihan pernapasan perut (to slow own), peregangan (stretching), makan makanan bergizi, dan tidur berkualitas.
›› Pengalaman yang dirasakan:
Dengan restoration, tubuh akan merekam pengalaman acceptance, recover, dan kembali ke titik normal untuk kembali siap menghadapi tantangan baru.(f)


