
Foto: Fotosearch
Ternyata, ada beberapa kebiasaan yang memberi lebih banyak dampak negatif untuk tubuh, tuh, dibandingkan dampak positifnya. Yuk, cek….
X Sedikit-sedikit suplemen
Jika sudah memperoleh vitamin dan mineral melalui makanan sehari-hari sebenarnya kita nggak perlu lagi, tuh, makan vitamin suplemen. Kecuali, nih, makanan sehari-hari kita banyakan junk food.
V Boleh saja minum vitamin, asal nggak berlebihan alias sesuai dosis. Sebut saja vitamin B6 (Pyridoxin) yang berfungsi untuk melepaskan energi dari makanan, membantu pembentukan sel darah merah, dan mempertahankan kesehatan sistem saraf. Dosis yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah 2 mg per hari. Kalau mengonsumsinya lebih dari 25 gram per hari, saraf tubuh bisa rusak dan mati rasa.
X Meregangkan tubuh
Yap, memang nyaman rasanya meregangkan tubuh, terutama saat bangun tidur. Sayang, kita bisa mengalami kram kalau memaksa melakukannya.
V Sebaiknya, sih, tunggu 15 menit setelah bangun tidur supaya otot–otot tubuh lebih lemas, misalnya melakukan peregangan sambil duduk sarapan. Gerakan yang tepat juga membantu menghalau kram. Letakkan tangan di kantong celana belakang sambil meregangkan tubuh ke depan. Diamkan selama tiga detik, baru, deh, balikkan tubuh ke posisi semula. Ulangi dua hingga empat kali.
X Tergila–gila sandal
Keliling mal, main di pantai, bahkan ke kampus pun kalau boleh kita pakai sandal. Praktis dan bebas pegal, sih. Eits, ada kabar buruk, nih, memakai sandal datar bisa bikin kita cedera, tuh.
Ternyata… saat menggunakan sandal jepit, jari–jari kaki jadi lebih tegang karena menjadi tumpuan tubuh saat berjalan. Hasilnya, jaringan otot bengkak dan ngilu. Selain jari, tumit juga mendapat tekanan yang besar dan dapat mengakibatkan lutut, pinggul dan punggung nyeri..
V Pakailah sandal yang memiliki tali di pergelangan kaki dan penutup tumit. Hindari, deh, sandal jepit polos, kecuali di rumah saat kita nggak menghadapi jalanan yang ‘rumit’. (f)
Topic
#kebiasaanseharihari


