
3/ Matoa
Buah asli Papua ini memang masih sangat jarang kita temukan di pasar. Rasa buahnya manis dan unik, karena tampilannya seperti buah lengkeng dan rambutan, namun rasanya seperti buah durian. Tanaman yang tingginya bisa mencapai 8 meter ini ternyata menyimpan banyak khasiat dalam buahnya.
Menurut jurnal Extraction of Fruit Peels of Pometia Pinnata and Its Antioxidant and Antimicrobalactivities (2014), buah matoa mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan dikenal sebagai penangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan tumbuhnya sel-sel kanker pada tubuh.
Selain antioksidan, buah matoa juga mengandung vitamin C , vitamin E, mineral, dan tanin yang bermanfaat untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh, sekaligus memelihara kesehatan kulit dan kesuburan pria.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Bogor, Jawa Barat membuktikan bahwa buah matoa mampu menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran napas dan saluran kemih. Dalam buah yang berkonsistensi kenyal ini juga terkandung beberapa mineral seperti kalsium dan kalium. Buah matoa juga kaya akan serat dan kandungan nutrisi yang tak kalah dengan buah lainnya.
Tanaman tropis yang juga tumbuh di Thailand dan Sri Lanka ini biasa tumbuh di daerah pesisir dan daerah aliran sungai. Di Indonesia sendiri, tanaman matoa tidak hanya tumbuh di Papua saja, tetapi juga di pulau Kalimantan dan Jawa. Banyak orang menggemari buah ini karena memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang familiar. Matoa juga cocok dijadikan camilan sehat kala diet mengingat dalam satu buah matoa hanya mengandung 5 kalori. (f)
Baca Juga:
Ini Cara Mengontrol Nutrisi Anak Bagi Ibu Sibuk
Step By Step Resep Gluten Free Banana Cake
Resep Pai Markisa
Faunda Liswijayanti
Topic
#corona, #superfoodlokal, #makanbuah, #buahlokal, #coronavirus


