Food Trend
Sandoitchi, Sandwich Gaya Jepang yang Trending di Dunia

17 Jun 2021


Sandoitchi, serapan dari kata ‘sandwich’ sedang hits di luar negara asalnya di Jepang.
 
Di Jepang sendiri, makanan berpengaruh barat ini cepat populer karena gaya hidup serba sibuk. Pekerja membelinya sebagai makanan grab-and-go di minimarket, toko-toko roti yang menempel di supermarket besar, hingga di toko-toko khusus sandoitchi. 
 
Sandoitchi secara khas dibuat dengan isian serba katsu, dari chicken, wagyu, hingga pork katsu.

Ada pula versi dingin dan manis, berisi buah-buahan yang warnanya saling kontras. 

Sebagai roti, digunakan shokupan, yakni roti tawar putih nan empuk, berbeda dengan sandwich barat umum menggunakan ragam roti Eropa. Di tren baking dunia, shokupan banyak jadi acuan resep para baker.


Sandoitchi buatan tim Chef Stevie Nguyen. 

Yang membuat sandoitchi menggemaskan adalah tampilan instagenic-nya ketika dipotong. 

Pada versi manis misalnya, krim kocok dioles tebal pada shokupan. Buah-buahan isusun dalam posisi tertentu agar ketika dipotong telihat siluet yang diinginkan. Umumnya siluet bunga.

Jenis buahnya seperti anggur, kiwi, jeruk, stoberi jepang yang montok, hingga ragam berry lainnya. Yang pasti jenis lunak, bukan seperti pir yang keras. Roti lalu didinginkan setidaknya 30 menit atau hingga benar-benar sudah set. Hhmm, rasanya enak dari buah dan krim berkualitas yang dingin!


Di area Darlinghurst, Australia. 
 
Di beragam kota besar dunia, para chef juga mendirikan sando bar.

Konsepnya, japanese-inspired sandwich dengan bahan isi kreatif, asimilasi ragam budaya.

Di Amerika, chef Stevie Nguyen dan sejumlah temannya di dunia kreatif, mendirikan Sando. Dengan konsep pop-up, mereka berkeliling Amerika menjual sandoitchi lewat sistem PO (personal order). Di saat tiba di kota tujuan, sandoitchi mereka lekas sold out oleh pemilik PO. Di tengah pandemi, berjualan sandoitchi dalam gaya roadshow dan secara outdoor jadi kunci larisnya. 
 
Di Jakarta, tren diangkat oleh Sando-Sando. Ini brand baru yang diluncurkan oleh grup F&B pemegang Bo$$ MAN Burger, Bikini, Sisterfields, hingga Sibling Espresso.
 
Sando-Sando berbasis aplikasi delivery makanan, mengikuti pergeseran gaya konsumsi di tengah pandemi. Menunya eksprimental, misalnya Korean Katsu Sando berisi panko katsu chicken, gochujang, kupe mayo, green cabbage, dan wijen.


Korean Katsu Sando milik Sando-Sando Jakarta. 
 
 Ada juga Cheeseburger Sando, yakni dry-aged beef diolah gaya katsu, lalu diberi smoked BBQ sauce, kupe mayo, dan keju cheddar. Yang terkini, Katsu Sambal Sando dengan olesan sambal spesial.
 
Semua rotinya buatan sendiri, karena mengejar kualitas roti yang empuk, wangi, dan ketebalan potong yang sesuai.
 
Mau ikutan hype ini? Yuk, bikin sendiri di rumah Fruit Sando pakai video resep femina. Klik videonya di sini(f)
 
Baca juga: 
Berekplorasi di Dapur Saat Pandemi, Nicholas Saputra Pede Dengan Masakannya
Seberapa Pedasnya Buldak Sauce Varian Extreme? Fans Kfood Perlu Tahu
Perluas Popularitas Daging Asap, RAMUASAP Authentic Smokehouse Dibuka di Kemang

 

Trifitria Nuragustina


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?