Food Trend
Inspirasi Kreatif Video Tutorial Ibu dan Anak dari DiahDidi.com

16 Sep 2016


Foto: Dok. Diah Didi / Instagram


Penuturan cerita sehari-hari Diah Marjoko, populer dikenal sebagai Diah Didi, membuat www.diahdidi.com terasa dekat dengan pengunjung blog ini. Ia menulis tagline yang catchy : “Everyday home recipes...Easy and yummy". Sangat mengundang.

Dengan bahasa yang ringan dan santai, Diah menghantar cerita kehidupannya sebagai seorang home maker alias ibu rumah tangga, terutama dalam hal memasak. Mulai dari memikirkan resep untuk acara charity di sekolah anak hingga bagaimana membuat camilan kilat untuk snack time pulang sekolah. Sungguh itu masalah mayoritas ibu-ibu muda di era ini.

Lebih dari seribu resep ada di blog ini. Tidak ada resep yang terlalu wah atau teknik rumit ala chef. Semua terasa mudah karena blog ini memang ingin menjadi
inspirasi bagi dapur rumahan. Lihat saja pilihan resepnya. Mulai dari Sosis Solo Kukus, Nugget Makaroni, Puding Lapis, Donut Ubi Ungu, Ragout Sayuran sampai tahu isi sederhana.

Asal tahu aja resep tahu ini muncul karena ketidakpuasan Diah Didi setiap kali jajan tahu isi. “Udah isinya dikit.. kadang anyep”. Itulah kalimat penghantar di tulisan ‘Tips Membuat Tahu Isi Gendut’. Semua resep juga disertai catatan-catatan khusus tip yang sangat berguna bagi pemasak pemula. Misalnya bagaimana cara menggunakan tepung panko agar lapisan luar Risol Mayo rapi dan tidak ‘gundul’. Atau, trik membuat Rainbow Juice agar warnanya tidak saling bercampur.

Jika Anda ingin berwirausaha, banyak resep di sini bisa menjadi inspirasi bisnis. Seperti misalnya resep camilan keluarga, bermacam cookies, dan homemade frozen food. Hingga kini, blog Diah Didi sudah bisa menggaet 50.000 - 55.0000 visitor dalam sehari. Lambat laun, figur Diah Didi yang hangat dan bersahabat membuat blog ini dibanjiri permintaan agar ia juga muncul dalam bentuk video.

Kini lewat Youtube, Diah Didi membuat kanal khusus ‘Diah Didi’ dan kanal ‘Gendut Marjoko’ yang dikelola suaminya. Konten video ini adalah kelanjutan dari
resep-resep di blog. “Awalnya saya hanya syuting tanpa konsep. Kritik penonton seperti suara yang kurang jelas hingga postur tubuh yang suka miring-miring di depan kamera, mendorong saya untuk memperbaiki kualitasnya,” cerita Diah Didi.

Kini, video-video di kanal khusus itu semakin atraktif. Diah bekerja dengan tiga kru profesional. Video dibuat serius di kitchen studio buatannya. Kehangatan bercerita sebagaimana di blog, tetap terasa saat Anda menonton videonya.

Di kanal ‘Gendut Marjoko’, Anda bisa melihat sejumlah video bersponsor. Diah Didi juga kerap menggunakan bahan-bahan atau bumbu dapur dari sponsor atau produk UMKM di Jawa Tengah. Di antaranya serundeng, tepung kanji berbumbu, dan sambal pecel. Ada juga produk buatan Didi yang dilabeli Warung Diah Didi. Tepung Cireng Krispi misalnya, idenya mucul ketika ia curhat di blog tentang eksperimennya membuat camilan khas Bandung itu.

Selain itu, tontonan asyik untuk anak juga bisa Anda telusuri dengan mengetik keyword Cooking with Chef Yodha. Di video ini, Diah Didi menampilkan Yodha,
anak semata wayangnya yang ketularan hobi memasak. Video Yodha terlihat alami. Whisk yang terjatuh saat membuat muffin atau gaya ngaduk adonan sambil nyender dibiarkan apa adanya. Tidak jarang jumlah viewer-nya mengungguli show yang menampilkan sang ibu sebagai host(f)
 
Baca juga:
Resep Anak di Pinterest Femina Foodlovers
Resep Taiyaki, Camilan Berbentuk Ikan Favorit Anak-Anak


Topic

#VideoTutorial

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?