Food Trend
ICE 2017, Ajang Pencarian Barista Terbaik Indonesia

9 Nov 2016


Foto: HC

Dalam industri kopi, peran barista sangat penting. Tidak heran, hal itu mendorong kelahiran Barista Guild Indonesia (BGI), sebuah organisasi profesi barista lokal. Kiprah BGI langsung tampak saat diberikan kepercayaan oleh Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI) untuk melangsungkan Indonesia Coffee Events (ICE)  ke-6 yang bertema “Best for The World” di tahun 2017 mendatang. Tujuannya, mencari barista lokal terbaik sebagai wakil Indonesia di ajang kompetisi barista tingkat dunia.
 
Acara ini terbagi menjadi empat kategori, Indonesia Barista Championship (IBC), Indonesia Brewers Championship (IBrC), Indonesia Latte Art Championship (ILAC), dan Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC).
 
Tahun 2016 lalu, Yoshua Tanu berhasil menduduki peringkat ke-15 World Barista Championship (WBC), Ryan Wibawa peringkat ke-23 World Brewers Championship (WbrC), Ovie Kurniawan peringkat ke-35 World Latte Art Championship (WLAC), dan Hageng Pribadi peringkat ke-23 World Cup Taster Championship (WCTC).
 
Sebagai negara ke-4 penghasil kopi terbesar dunia, peringkat barista Indonesia masih tertinggal dibanding dengan negara yang bukan produsen kopi di tahun-tahun sebelumnya. “Kami akan berusaha untuk menyelenggarakan acara ICE dengan juri terbaik dan fasilitas pendukung sesuai dengan standar layak kompetisi internasional. Target kami agar barista lokal mendapat peringkat 10 besar di tahun 2017,” ujar Cindy Herlin Marta, Ketua Pelaksana ICE 2017 & Sekretaris BGI.
 
Acara ICE 2017 hanya terbuka untuk barista lokal sebagai peserta. Tapi para coffee enthusiast berpeluang untuk menjadi juri. Untuk info lebih lanjut dapat diakses melalui ice2017.baristaguildofindonesia.com. (f)
 


Topic

#Kopi

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?