
Granul bibit kefir (kefir grain). Dok.Freepik
Kombucha makin familiar di tengah publik yang mencari asupan immune booster.
Kini, immune booster tersebut ditemani milk kefir, yang juga kedapatan penggemar baru.
Kefir merupakan salah satu jenis susu fermentasi yang dibuat dengan menggunakan starter granula kefir (bibit kefir). Granula ini terbentuk dari bakteri asam laktat dan ragi, antar alain Streptococcus, lactobacillus sp, dan jenis ragi yang memfermentasikan laktosa.
Teksturnya kental seperti krim dan memiliki rasa asam dan beralkohol. Bisa susu sapi (skim dan whole milk), susu kambing, dan susu domba. Ada juga water kefir dari air mineral dan coconut kefir dari air kelapa.
Terdapat milk kefir dan water kefir (dari air mineral, air kelapa, atau jus). Sedap dinikmati dingin sebagai minuman yang menyegarkan dan sehat.
Dalam pembuatannya, likuid dicampur gula pasir hingga larut. Setelah tidak panas, dimasukkan bibit kefir dan diinkubasu (fermentasi) selama umumnya selama 12-48 jam. Inkubasi ditujukan agar hadir jumlah mikroba yang dapat mencukupi probiotik dalam tubuh.
Dalam proses fermentasinya, gula diubah menjadi glukosa dan fruktosa yang tidak berbahaya bagi tubuh. Maka dari itu, kefir bercita rasa asam, bukan manis.
Milk kefir dianggap aman bagi yang sensitif laktosa karena selama fermentasi, bibit kefir mengubah laktosam menjadi asam laktat dan beragam probiotik bakteri yang berguba untuk pencernaan.
Seperti produk probiotik lain yang tidak tahan panas, kefir pun tidak boleh dipanaskan saat akan dikonsumsi. Agar kandungan baik probiotik ini hidup, kondisinya tak boleh melebih 60 °C.
Minuman kefir sudah dikenal sejak beberapa abad lalu di wilayah eks Uni Soviet, khususnya di Pegunungan Kaukasus bagian utara.
Kata kefir berasal dari bahasa Turki, keif yang berarti feeling good. Disebut demikian karena seseorang akan merasa enak setelah mengonsumsi kefir secara teratur.
Pada awalnya kefir dibuat secara tidak sengaja, yaitu menempatkan susu yang telah ditambah bibit kefir pada kantong yang terbuat dari kulit domba. Kantong itu digantung di pintu rumah, sehingga setiap orang yang lalu lalang melewati pintu secara otomatis akan menyentuh kantong, sehingga bergoyang. Hal itu ternyata memberikan efek pengadukan terhadap susu, sehingga membantu kelancaran proses fermentasi oleh mikroba. (f)

Baca juga:
Cara Membuat Karamel Anti Gosong!
Resep Pisang Goreng Madu
#FridayShopping: Loyang Kue Cantik
Trifitria Nuragustina
Topic
#ingatPesanIbu, #3M, #covid-19, #satgascovid-19


