Kuliner Hungaria yang memiliki cita rasa familiar (dan enak). Foto: Dok. Artotel Group
Meski jarak antara Indonesia dan Hungaria lebih dari 10 ribu kilometer (dengan penerbangan lebih dari 20 jam), ternyata kuliner Hungaria terasa dekat dengan rasa masakan di Indonesia. Bukan cuma Goulash (sup daging dan sayuran berbumbu paprika) yang memang sudah mendunia, tapi juga hidangan lainnya.
Di Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026 yang digelar Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Jakarta, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Hungaria, Femina mencoba beberapa masakan khas Hungaria, termasuk dessert.
Jika dessert dari negara di Eropa Timur ini lebih dekat ke dessert ala Barat, maka hidangan gurihnya (yang ditampilkan di festival ini hampir semua dalam bentuk sup, semur dan salad) memiliki cita rasa familiar untuk lidah kita.
Entah itu mirip semur dengan bumbu lebih ringan, maupun sop atau soto khas Nusantara. Meski Femina menyantapnya dengan tambahan mashed potato, Femina membayangkan betapa enaknya seandainya beberapa hidangan ditemani nasi.
Karena festival ini digelar tak lama setelah Hari Raya Lebaran, beberapa hidangan pun cocok banget jadi transisi lidah kita dari hidangan khas Lebaran.
Untuk memastikan cita rasa yang autentik, festival ini menampilkan delegasi talenta Hungaria kelas dunia, yaitu Master Chef Béla Prohászka dan tim. Chef Béla menghidangkan masakan yang biasa disantap di Hungaria saat musim semi, yang umumnya didominasi protein ayam dan kalkun.
Ada pula Krisztián Nyáry, wine expert yang memandu para tamu mencicipi anggur kelas dunia buatan Hungaria, serta Balázs Molnár, mixologist yang bakal bar take over dengan bahan-bahan koktail langsung dibawa dari Hungaria.
Flaska Banda, grup musik yang menampilkan warisan budaya rakyat Hungaria, juga hadir dan ikut memeriahkan festival ini.
H.E Lilla Karsay, Dubes Hungaria untuk RI, Timor Leste, dan ASEAN (keenam dari kanan) di pembukaan Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026. Foto: Dok. Artotel Group
Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026 memadukan jiwa artistik dari brand hotel Artotel Suites dengan tradisi Hungaria yang berusia ribuan tahun.
“Acara ini bertujuan untuk connect people, celebrate culture, dan inspire dunia gastronomi, sekaligus experience semangat dari budaya Hungaria,” kata Eduard Rudolf Pangkerego, COO Artotel Group, di acara pembukaan.
“Festival ini menjadi landasan bagi serangkaian acara berkualitas tinggi tahun ini, membuktikan bahwa Mangkuluhur Artotel Suites lebih dari sekadar tempat menginap—ini adalah tempat di mana cita rasa, seni, dan warisan bertemu,” Faisal Tranggono, General Manager Mangkuluhur Artotel Suites, menambahkan.
Festival ini dibuka untuk umum pada tanggal 27 Maret, menampilkan bufet masakan Hungaria di Beranda, Mangkuluhur Artotel Suites Level 2.
Sebagai rangkaian dari festival ini, Mangkuluhur Artotel Suites menyelenggarakan acara bersama Chaîne Des Rôtisseurs pada 27 Maret, dan Skål Dinner pada 31 Maret, yang keduanya dihibur oleh sajian musik dari Flaska Banda.
Chef Béla Prohászka menyajikan sup daging autentik yang enak menghangatkan (tengah bawah); masakan Hungaria yang banyak memakai paprika dan kuah dalam reduksi anggur merah (tengah atas, kanan atas); dua dessert. Foto: Dok. Femina
Chaîne des Rôtisseurs adalah sebuah organisasi gastronomi internasional bergengsi yang berfokus pada seni kuliner, khususnya haute cuisine (masakan kelas tinggi) serta budaya makan dan minum berkualitas.
Sedangkan Skål Dinner adalah acara makan malam resmi yang diselenggarakan oleh komunitas Skål International, organisasi global beranggotakan para profesional di industri pariwisata dan hospitality.
Masih ada waktu untuk mencoba hidangan Hungaria karena Hungarian Culinary dan Cultural Festival 2026 yang didukung oleh Artotel Wanderlust serta Otoritas Pariwisata Hungaria (Hungarian Tourism Agency) ini berlangsung hingga 4 April 2026. Reservasi hari ini melalui WhatsApp di +62 822 9979 9929. (f)
Baca juga:
Easter Weekend Ini, Ada Ajakan Seru Bersantap di Renaissance Bali Nusa Dua Resort
Cinnamon di Mandarin Oriental Jakarta Luncurkan 4 Buffet Baru, Ada yang untuk Halalbihalal
Silang Gaya di Dapur Melawai, Saat Tide and Table Bertemu Warung Pak Chandra
Zornia Harisantoso
Topic
#kuliner


