Celebrity
Peran Bengis Julie Estelle

21 Apr 2014

Mengawali karier aktingnya di usia 15 tahun, Julie Estelle Gasnier (25) telah dikenal luas berkat peran-perannya dalam film bergenre drama dan horor. Dalam film terbarunya, The Raid 2: Berandal, ia tampil beda. Ia adalah Hammer Girl, wanita tunarungu berpenampilan modis yang sanggup menghabisi lawannya dengan bengis. Film laga pertamanya yang ditayangkan secara internasional itu membuat namanya makin bersinar.

“Saya tidak menyangka bahwa saya bisa menjadi bagian dalam produksi film sebesar ini,” ungkap wanita kelahiran 4 Januari 1989 ini. Ia pun sempat dibuat takjub dengan meriahnya sambutan yang ia dapat saat menghadiri premiere The Raid 2 di New York, Amerika Serikat (AS).

Film yang tayang serentak di AS dan Indonesia pada 28 Maret 2014 itu pun panen pujian saat diulas di berbagai media massa, termasuk The New York Times. Adanya countdown khusus menuju penayangan perdananya di New York, membuat Julie merasa bahwa publik seolah menantikan sebuah film box office.

Sebelumnya, ia dihujani antusiasme serupa saat menghadiri Sundance Film Festival di Park City, Utah, AS, Januari lalu. Selain menjadi salah satu screening film yang paling dinantikan, The Raid 2 juga ditayangkan di studio terbesar di festival tersebut. Di luar festival, film yang disutradarai Gareth Evans itu telah ditunggu-tunggu penggemarnya.

Bagi Julie, apresiasi positif yang berhasil dituai The Raid sejauh ini menjadi sebuah kebanggaan dan pencapaian besar, bukti bahwa kerja kerasnya tak sia-sia. Ia pun bersyukur bisa turut ambil bagian di dalamnya, meski awalnya tak pernah tebersit di pikirannya untuk mencoba genre film action.

“Saat Gareth mendekati saya untuk main di film ini, dia menjanjikan akan ada latihan fisik dari awal bersama-sama para pemain yang lain. Akhirnya  saya tertarik,” ujar Julie, yang ditawari peran Hammer Girl oleh sang sutradara sejak tahun 2009.

Mempertimbangkan bakat dan potensi Gareth yang besar sebagai sutradara, Julie pun menyanggupi tawaran itu. Sayangnya, karena kendala dana, film Berandal, yang seharusnya diproduksi lebih dulu, terpaksa ditunda. Film yang awalnya disebut-sebut tayang pada tahun 2011 ini kemudian menjadi sekuel dari The Raid: Redemption, yang dirilis dua tahun lalu.

Setelah melalui proses produksi The Raid 2 yang panjang, Julie mendapati bahwa bermain dalam film laga bukan soal adegan perkelahian semata. Tantangan secara emosional pun turut dialaminya, sama seperti ketika ia berakting dalam genre horor atau drama.

Perannya sebagai tokoh pembunuh sadis yang juga tunarungu menuntutnya tak hanya mahir dalam adegan laga. Untuk menghidupkan karakter Hammer Girl, Julie pun belajar bahasa isyarat dan harus belajar mempertahankan wajah tanpa ekspresi saat bertarung.

Setelah merampungkan proses syuting The Raid 2, Julie tak jera berperan dalam film laga. Bahkan,  April ini ia akan memulai persiapan untuk film terbarunya, The Night Comes for Us, bersama tim yang juga memproduksi The Raid 2. Dalam film arahan Timo Tjahjanto itu  ia akan beradu akting dengan Joe Taslim, dan menampilkan adegan laga yang banyak menggunakan senjata. Untuk film ini, Julie akan melengkapi latihan fisiknya dengan angkat beban karena ia diminta ‘membesarkan’ badan.


Puji Maharani
Foto: Dok. Femina



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?