Food Review
Double Chin: Pan Asia Eklectik Di Pusat Jakarta

2 Aug 2019


Foto: dok. Double Chin

ARTOTEL Group yang membawa napas lifestyle brand memperdalam kebolehannya dalam menciptakan berbagai produk bagi kehidupan orang muda, menemani bisnis perhotelan kontemporernya. Terkini, Double Chin Restaurant & Bar, ruang santap yang mengadopsi konsep restoran dan bar dalam satu tempat.

Sebuah bar menyapa di depan pintu lobi Hotel ARTOTEL Thamrin, Jakarta, berbeda dari kebanyakan hotel yang justru menempatkan receptionist desk di area ini. Double Chin buka 24 jam, membaca gaya hidup area segitiga emas yang sibuk. Prinsip memahami gaya hidup ini juga yang melatarbelakangi berdirinya ARTOTEL Beach Club di dalam Hotel ARTOTEL Sanur, Bali. Ini beach club pertama yang ada di Sanur. 

    “Double Chin mengusung menu eclectic pan Asia, aliran yang belum banyak ditemui di Jakarta. Terlebih dengan harga yang terjangkau,” kata Ratu Triamarshida, Assistant Marketing Communication Manager ARTOTEL Thamrin Jakarta. Sederhananya, berbagai macam sajian dari berbagai penjuru Asia ada dalam satu atap, hasil olahan executive chef Dedy Maulana. Indonesia, Malaysia, Vietnam, Cina, Thailand, hingga Jepang. 
 


Foto: dok. Double Chin

    Lebih dari empat puluh hidangan ada di sini. Hingga kini, lidah orang Jakarta memfavoritkan Grilled Baramundi yang mirip rasa pepes.  Bumbunya ‘berani’ dan kesegaran ikan menjadi kuncinya. Ini disertai garlic rice, kangkung, dan sambal matah untuk ‘tendangan’ pedas menyegarkan. “Harus juga coba Nasi Goreng Kemangi,” ujar chef Dedy.  “We are here to double-up than chin of yours,” begitu canda yang tertera di website restoran ini. 

    Kuah kaldu yang kental, berteman daun ketumbar, membuat Pho Bo banyak dicari. Begitu juga dengan Spicy Brisket, one dish meal kontemporer berupa pasta pappardelle bersama suwiran daging sapi brisket. Guyuran kaldu asam-pedas jadi daya tarik. Selintas, seperti tom yum.

    Beroperasi 24 jam, selama 7 hari dalam seminggu, menjadikan Double Chin pilihan lokasi hang out hingga larut malam. Coba di antaranya Gentlemen Prefer Blondes #1953, Lolita, Let Me In.k, Negroni dan Platinum Sazerac. Cocktail yang bermain-main rasa baru. Temani dengan camilan Kung Pao Karage atau Chin’s Skin, yakni kulit ayam renyah berbalur saus telur asin. Baru-baru ini, mixologist terkenal dari Dubai, Laura Marnich, melakukan bar takeover selama satu malam. 

Lokasi: ARTOTEL Thamrin Jakarta, Lantai Dasar, Jl. Sunda No. 3, Thamrin, Jakarta Pusat.
Telp: 08558112233
Jam buka: 00.00 - 24.00 WIB
Harga: Rp45.000++ – Rp265.000++
Suasana: Desain industrial modern. Penerangan remang di malam hari.



Topic

#rekomendasirestoran, #makananasia

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?