Sebagian desainer/jenama di show pertama IFA 2024: Rya Baraba, Mazu Label, L by Laudya Chintya Bella, Itang Yunasz. Foto: Dok. IFA 2024
UMKM sektor fashion dan kecantikan tak hanya terkait erat namun memegang peranan penting dalam industri kreatif Indonesia.
Kolaborasi di antara pelaku industrinya bisa meningkatkan kualitas UMKM dan berpotensi besar untuk produk ekspor. Untuk itu, Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2024 hadir sebagai wadah bagi pelaku industri fashion dan kecantikan serta estetika untuk memperluas jaringan kerja sama.
IFA 2024 bertajuk A Reflection diselenggarakan awal Maret lalu, menghadirkan kolaborasi fashion show dari 22 desainer dan jenama (dalam 2 show), pameran, acara penganugerahan, serta charity. Pameran dan fashion show IFA 2024 di Intercontinental Jakarta Pondok Indah tersebut sekaligus memberikan inspirasi kepada masyarakat menyambut Ramadan dan Hari Raya.
Sebagian desainer/jenama di show ke-2: Ivan Gunawan Privé, Donna Privé, Ellaya, Ayu Dyah Andari. Foto: Dok. IFA 2024
Terbentuk atas prakarsa para pendirinya, yaitu Okky Asokawati, Itang Yunasz, Marini Zumarnis, Drg. Devya Linda, Rya Baraba, Dian Komalasari, Elma Theana, dan Ayu Dyah Andari, IFA juga memberikan apresiasi kepada 10 tokoh di bidang fashion, ekonomi kreatif, serta industri kecantikan dan kesehatan sebagai penggerak ekonomi di Tanah Air.
Zornia Harisantoso
Topic
#jenamalokal, #umkm, #IFA2024


