Fashion Trend
STUDIOMORAL Collection: 05 di Vietnam International Fashion Week, Selebrasi Simplisitas Dinamika Keseharian

20 Jun 2025

Koleksi Studiomoral Collection: 05 Everything/Everyday yang mengikuti ritme gerak pemakainya. Foto: Dok. Studiomoral/Kiengcan


Batas antara busana yang dikenakan untuk hidup dan busana yang 'hidup' bersama pemakainya kini nyaris melebur.

Simplistas dalam dinamika keseharian kita sebagai pemakai busana itu pun ternyata bisa luas dieksplorasi.

Narasi ini menjiwai STUDIOMORAL Collection: 05 Everything/Everyday yang hadir di runway Vietnam International Fashion Week 2025 di Ho Chi Minh City, awal Juni silam.

Duo kreatif di balik jenama fashion ini, Andandika Surasetja dan Radhitio Anindhito, menunjukkan kreativitas terbaru mereka setelah koleksi Studiomoral berlanglang dari Jakarta ke Seoul, Harbin di China, hingga Singapura.

Koleksi busana wanita dan pria yang timeless dan seasonless. Foto: Dok. Studiomoral/Kiengcan

“Presentasi ini menjadi ruang bertukar energi kreatif antar pelaku mode khususnya di Asia Tenggara, sebuah momentum yang memacu inspirasi lintas kota dan budaya,” ungkap Radhitio Anindhito, Direktur Brand Studiomoral. 

Studiomoral menghadirkan palet warna bumi dan netral seperti hijau sage, krem hangat, abu terang, biru kelabu, serta hitam pekat, dengan rona merah jambu muda sebagai pemanis. Motif printstripe menjadi elemen visual khas dalam koleksi ini.

Koleksi ini juga menampilkan beragam bentuk padu padan lintas identitas dan situasi; rok panjang dan pendek berpadu dengan kemeja untuk pria maupun wanita, luaran tanpa lengan, berlengan pendek hingga panjang, dengan fitur bongkar-pasang yang memungkinkan transformasi fungsi dan siluet. 

Gaya feminin yang mengeksplorasi simplisitas dinamika keseharian. Foto: Dok. Studiomoral/Kiengcan

Kekuatan koleksi ini terletak pada konsep padu padan mutakhir yang memadukan arsip dari koleksi terdahulu, menciptakan dialog lintas musim dan lintas waktu yang mempertegas DNA timeless dan seasonless Studiomroral. 

Pendekatan ini sekaligus menegaskan komitmen label dalam menghadirkan pakaian yang berkelanjutan, baik secara estetika maupun fungsi.  

“Bagi saya, busana yang paling relevan hari ini adalah yang mampu bertahan dan beradaptasi dengan kehidupan nyata pemakainya, bukan hanya terlihat indah di permukaan, tapi juga bergerak, tumbuh, dan berbicara bersama mereka,” kata Andandika Surasetja, Direktur Kreatif Studiomoral. 

Arahan kreatif dari Andandika Surasetja dikembangkan bersama Lutfinana Rusda, serta styling oleh Stephen Tanius, menghasilkan tampilan yang tidak hanya selaras secara visual, tetapi juga bermakna secara konseptual. 

Kolaborasi dengan Starry (kedua dari kanan), dan koleksi lain yang menginjeksikan romantisme kontemporer. Foto: Dok. Studiomoral/Kiengcan

Presentasi di Vietnam International Fashion Week ini juga menampilkan kolaborasi bersama Starry besutan Julliana Ng, melalui rancangan yang mengeksplorasi romantisme kontemporer.

Lewat koleksi ini, Studiomoral menegaskan, busana terbaik bukanlah yang hanya dikenakan untuk dilihat, melainkan yang tumbuh dan bergerak bersama kehidupan sang pemakai. (f)

Baca juga:
STUDIOMORAL Luncurkan Collection: 05, Selebrasi Ekspresi Gaya Personal
Koleksi Episode dari MORAL, Cinta Tak Bersyarat yang Berkelana ke 3 Kota Asia
Kolaborasi 2 Mai x Fuguku, Gaya Maksimal yang Berkelanjutan


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?