
Lulu Lutfi Labibi
Berkat tangan dinginnya, kain lurik asli Yogyakarta menjadi tren yang mendunia. Pemenang pertama LPM 2011 ini tak hanya sukses mengangkat batik kontemporer, sarung goyor Klaten dan tenun ikat Jepara pun tampil menjadi sebuah pakaian yang wearable.
Kebanyakan desain busana Lulu berfokus pada teknik draping dan estetika Jepang. Lulusan Institut Seni Indonesia, Yogyakarta tersebut memainkan desainnya dengan tali dan kain yang dililit, ditumpuk dan juga diikat. Hal ini membuat para pelanggan label Lulu Lutfi Labibi dapat mengkreasikan sekaligus memadupadankan busana mereka sendiri sesuai keinginan.
Topic
#JFW2018


