Fashion Trend
Klamby Sambut Hari Raya dengan Luncurkan Film Pendek dan Show Digital

14 Jan 2025

Ramadan dan Hari Raya Lebaran tahun ini jadi momen spesial bagi jenama fashion Klamby, karena koleksi Ied Series 2025 dirayakan dengan peluncuran film pendek bertajuk Kembali Pulang, serta show digital bertajuk Circle of Life.

Sama-sama disutradarai oleh Debast Jatin, Klamby menghadirkan narasi tentang makna keluarga di tengah kesibukan kita; dan momen paling tepat untuk kembali pulang kapan lagi kalau bukan untuk merayakan Lebaran.

Koleksi terbaru Klamby menyambut Hari Raya, Mallageni Series, yang terbagi ke dalam 8 lini. Foto: Dok. Klamby

"Klamby ingin memberikan suatu value yang diharapkan relate dengan target market Klamby," jelas Finaldi Nur Akbar dari Klamby. "Ketika dunia sibuk sekali, kita menjauhkan yang dekat, yaitu keluarga, biarpun dilakukan tidak sengaja."

Kembali Pulang yang berdurasi sekitar 20 menit itu berkisah tentang hubungan Salma (Agla Artalidia) dan Ibu (Cut Mini Theo) yang merenggang di tengah kesibukan Salma bekerja di lain kota. Ketika komunikasi di antara keduanya memburuk, Salma pun mengingat masa kecilnya, masa-masa ia (Alesha Fadillah) dan Ibu tak terpisahkan.

Kiri ke kanan: Debast Jatin, Cut Mini Theo, Alesha Fadillah, Agla Artalidia, dan Finaldi Nur Akbar. Foto: Dok. Klamby

Film pendek yang mengajak kita merenungi arti keluarga dan makna pulang ini menampilkan kesibukan Salma merancang Mallageni, koleksi Klamby untuk Hari Raya tahun ini. Klamby Ied Series 2025 ini juga dihadirkan lewat show digital sepanjang 11 menit, yang menampilkan koleksi terbaru Mallageni Series yang terdiri atas 8 lini dalam show bertajuk Circle of Life.

Show digital ini dihiasi elemen-elemen dari film pendek Kembali Pulang, termasuk ketiga pemainnya (Agla menjadi model pamungkas).

Mallageni Series menampilkan motif-motif indah terinspirasi kekayaan alam dan budaya Nusantara, terutama di Pulau Sulawesi; dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, hingga ke Gorontalo.

Klamby mengeksplorasi motif tradisional dan beragam ornamen dalam tenunan khas berbagai daerah di Sulawesi. Tak ketinggalan flora endemik Sulawesi dimodernisasi ke dalam motif koleksinya, seperti bunga cempaka hutan kasar (Magnolia vrieseana). Klamby juga menampilkan bunga-bunga lain seperti kamboja, kemuning, mawar, dan anggrek.

Siluet yang hadir bervariasi untuk modest fashion, seperti dress panjang dengan kerudung bermotif senada, atasan lengan lebar, bawahan dalam bentuk rok dan celana lebar, kemeja koko, hingga baju anak-anak.

Baca juga:
Buttonscarves Luncurkan Koleksi Kolaborasi dengan Switzerland Tourism, Keindahan Alam Swiss Jadi Motif Scarf
Tas Pleatsmama yang Chic Terbuat dari 16 Botol Plastik
Koleksi Resort 2025 DIBBA x Sonderlab, Terinspirasi Kotak Korek Api Vintage

 

Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?