Inspirasi gaya dengan H-Street ala Rosé dan Zhang Linghe; koleksi yang dipakai Linghe tersedia di Tiongkok. Foto: Dok. Puma Indonesia, Dok. Puma China
Di tengah gelombang comeback-nya low-profile sneakers, PUMA merilis lagi H-Street.
Terinspirasi sepatu lari Puma akhir 90-an yang popularitasnya meluas di awal 2000-an, H-Street adalah reinterpretasi siluet arsip yang ringan, ramping, dan super minimal.
Dengan upper mesh, toe box berbentuk T, dan bentuk low-profile, sneakers ini terasa seperti throwback yang relevan dengan tren sekarang, karena lebih tipis, lebih clean, dan lebih versatile untuk daily look.
Inspirasi gaya dengan memakai H-Street, yang kini telah hadir di Indonesia, terlihat dari gaya Global Ambassador Puma, Rosé . Rosé membawa H-Street ke arah yang lebih playful dan wearable.
Dalam kampanye 2026, ia tampil dengan gaya kasual—wide-leg jeans, crop top, hingga tas mini—membuktikan bahwa sneakers ini bisa masuk ke berbagai outfit tanpa terlihat terlalu sporty.
Satu lagi yang bisa jadi inspirasi, terutama untuk pria, adalah gaya Zhang Linghe, Brand Ambassador Puma untuk Greater China, yang bisa dicoba pasangan kamu.
Gayanya cenderung lebih clean tapi tetap kasual—memadukan H-Street dengan outfit senada sepatu + hitam, atau layering simpel yang terlihat polished.
Dalam tampilan Zhang Linghe, sneakers ini naik level dari sekadar streetwear jadi bagian dari smart casual styling.
Koleksi H-Street yang dipakai Rosé dalam warna hitam sudah tersedia di Indonesia, sementara warna cokelat yang dipakai Zhang Linghe bisa kamu dapatkan kalau jalan-jalan ke Tiongkok.
Kalau kamu lagi cari sepatu yang bisa mudah kamu padu padankan (dan ringan dipakai untuk para pengguna transportasi umum juga), H-Street mungkin jadi salah satu investasi fashion paling relevan tahun ini. (f)
Baca juga:
November Mendatang, Lisa Bakal Tampil di Las Vegas
Ini Dia Alasan Kenapa Karakter Xie Zheng dan Lee Yeol Adalah Cowok Green Flag
Win Metawin Hadir di Pembukaan PUMA House di Bangkok, Rayakan Kembalinya H-Street
Brianna Relisha


