Koleksi terbaru Ray-Ban. Foto: Dok. Optik Seis
Sejak lama kata "ray-ban" identik dengan sunglasses. Faktanya, Ray-Ban® adalah jenama kacamata yang dirilis sejak 1936 dan telah melahirkan model-model kacamata ikonik (Aviator, Wayfarer) yang kini telah berevolusi mengikuti zaman.
Awal Desember lalu Ray-Ban bekerja sama dengan Optik Seis mempersembahkan Ray-Ban Pop-Up di Senayan City Mall Lantai Dasar, menampilkan koleksi dan inovasi terbarunya, termasuk lini The Icon.
Keseruan di Ray-Ban Pop-Up di Senayan City beberapa waktu lalu. Foto: Dok. Optik Seis
Diperkenalkan pada tahun 2023, The Icon adalah deretan gaya abadi Ray-Ban diterjemahkan ulang dengan sentuhan tak terduga; bentuk lensa konvensional beralih mengikuti estetika yang disruptif, seperti koleksi Reverse.
Model Reverse mengikuti lengkungan alami tulang pipi untuk bentuk yang menawan secara universal. Koleksi Ray-Ban Reverse dirancang dengan bahan berbasis bio dari bingkai hingga lensa.
Pop-up ini juga menampilkan Ray-Ban Change, bingkai kacamata responsif terhadap cahaya, yang didukung oleh Transitions® dan kini telah meraih Red Dot Award pada kategori Prescription.
Gaya kontemporer yang bisa berubah warna dan motif di bawah sinar UV. Foto; Dok. Optik Seis
Ray-Ban Change membuat Original Wayfarer dan saudara kontemporernya, Wayfarer Oval, tampil beda secara instan, baik sunglasses maupun kacamata optikal dengan berbagai pola pigmen yang unik.
Menggabungkan kerajinan tradisional dari selulosa asetat dengan inovasi canggih, Ray-Ban Change dirancang untuk selaras dengan cahaya. Warna dan pola unik pada bingkai diciptakan menggunakan pewarna foto-kromik Transitions yang aktif dengan cepat ketika terkena sinar UV.
Bingkai kacamata pun berubah jadi bermotif, seperti berganti kacamata. Seru dan stylish!
Zornia Harisantoso


