Koleksi Rimba dan Opulent Bloom. Foto: Dok. Rizman Ruzaini, Dok. Benang Jarum
Desainer fashion dari Asia Tenggara sudah jadi pemain penting di industri fashion global, seperti terlihat di runway Dubai Fashion Week Spring/Summer 2026 awal September silam.
Modinity Group, melalui Benang Jarum dari Indonesia dan Rizman Ruzaini dari Malaysia, menghadirkan koleksi terbaru mereka dalam kreativitas khas negara masing-masing namun dalam perspektif kelas dunia.
Benang Jarum Black Label
Benang Jarum menampilkan Black Label, signature line Benang Jarum, yang didefinisikan oleh desain khas elegan dan craftmanship unggulan.
Koleksi bertajuk Opulent Bloom ini merayakan berbagai wajah feminitas dan terinspirasi pesona abadi bunga. Dualitas kelembutan dan kekuatan ditampilkan melalui siluet berani, permainan layering yang artistik, serta palet warna beragam namun tetap refined.

Interpretasi dari inspirasi tersebut diwujudkan dalam detail fashion berupa print, bordir, hingga aplikasi floral yang halus. Setiap rancangan menciptakan narasi antara bunga yang bermekaran di malam hari dan merona indah di siang hari.
Koleksinya apik, stylish, komposisinya kontemporer dan sophisticated, serta wearable dan mudah dipadupadankan.
Linda Anggrea, CEO Modinity Group (kedua dari kiri), bersama Ruzaini Jamil (ketiga dari kiri) dan Rizman Nordin (ketiga dari kanan) di Dubai Fashion Week. Foto: Dok. Rizman Ruzaini
Rizman Ruzaini
Di tengah selebrasi anniversary ke-20, rumah mode ini meluncurkan koleksi Fall/Winter 2025/2026 Demi Couture bertajuk Rimba. Terinspirasi kekayaan hayati hutan hujan purba Asia Tenggara, koleksi ini menjadi penghormatan sekaligus surat cinta bagi flora, fauna, dan harimau Malaya.
Desain Rimba berakar pada kekayaan biodiversitas hutan hujan Asia Tenggara—salah satu yang tertua di dunia. Dari kanopi rimba raya Taman Negara di Malaysia, hingga habitat liar Indonesia, Thailand, dan sekitarnya, hutan hujan adalah warisan bersama, ekosistem hidup yang mempersatukan bangsa melalui kekayaan isinya, ketangguhan, dan keindahannya.
Dua desainer dari rumah mode ini, Rizman Nordin dan Ruzaini Jamil, memilih palet warna yang berpijak langsung pada ekosistem hutan: Hijau gelap, hitam pekat, warna bumi, serta semburat warna berani dari flora-faunanya.

Pemilihan material pun menghadirkan permainan tekstur, mulai dari velvet, sifon, hingga bordir timbul menyerupai tekstur kulit kayu.
Show di Dubai Fashion Week ini sekaligus memperkuat ekspansi rumah mode Rizman Ruzaini ke Timur Tengah, yang diharapkan membuka jalan bagi pertumbuhan global berikutnya. (f)


