Kalcer banget pakai Dior Book Tote versi Book Cover seperti ini. Foto: Dok. Dior/Buck Ellison
Ketika diciptakan pada tahun 2018 oleh Direktur Kreatif Dior, Maria Grazia Chiuri, Dior Book Tote menjadi signature bag rumah mode Dior, yang menampilkan craftsmanship Dior dengan gaya sehari-hari.
Terinspirasi desain arsip dari Marc Bohan, Direktur Kreatif Dior tahun 1967, Dior Book Tote memang ditujukan seperti namanya, tote bag alias tas jinjing untuk membawa buku, dan dihiasi motif khas Dior seperti Dior Oblique atau Toile de Jouy.
Dior Book Tote hadir di koleksi Dior Men Spring/Summer 2026, dalam versi terbaru, Book Cover. Setiap tas menampilkan desain sampul depan novel klasik, sebagai tribute puitis dari esensi hakiki tas ini.
Bram Stoker dan James Joyce, dua penulis legendaris asal Irlandia. Foto: Dok. Dior/Heikki Kaski
Tas ini menampilkan cultured vibes, gaya kalcer yang fashionable saat dipakai jalan-jalan ke museum, ke toko buku, atau menemani kamu berkegiatan sehari-hari.
Ada yang diambil dari cerita fiksi ikonik Gothic dari abad ke-19, Dracula, karangan Bram Stoker. Selanjutnya dalam warna biru-putih adalah sampul depan dari salah satu novel terpenting di era modern, Ulysses, karya James Joyce.
Les Fleurs du mal karya penulis Prancis, Charles Baudelaire; Book Cover di runway Dior Men SS26. Foto: Dok. Dior/Heikki Kaski, Dok. Dior
Dua novel terkenal dalam sastra modern, yaitu In Cold Blood dari Truman Capote dan Les Fleurs du mal dari Charles Baudelaire, juga ada dalam koleksi Book Cover.
Selain itu beberapa novel ikonik lain dihadirkan dalam koleksi ini, seperti Bonjour tristesse dari Françoise Sagan, Madame Bovary dari Gustave Flaubert, dan Les Liaison dangereuses dari Pierre Choderlos de Laclos.
Book Cover dirancang Jonathan Anderson, Direktur Kreatif Dior saat ini, sebagai perayaan dari cintanya pada seni dan sastra dunia, melalui sampul depan novel-novel karya penulis legendaris dari AS, Prancis, dan tempat kelahiran Anderson, Irlandia.
In Cold Blood karya Truman Capote di runway dan di kursi tinggal dijemput. Foto: Dok. Dior, Dok. Dior/Heikki Kaski
Dior Book Tote versi Book Cover tersedia dalam tiga ukuran–Large, Medium, dan Mini. Large memiliki penutup magnetik, sementara Medium dan Mini dilengkapi strap dari nilon yang bisa dilepas dan disesuaikan panjangnya.
Sebagai sentuhan akhir, logo Dior dibordir di bagian depan, memberikan narasi tersendiri pada gaya kalcer kamu.
Kalau mau koleksi lengkap, Book Cover tersedia dalam baju dan stationery.
Cek koleksinya di butik Dior sekarang untuk manifesting gaya kalcer terbaru kamu! (f)
Baca juga:
Tersihir Labirin Ajaib dari Koleksi Dior untuk Kado Akhir Tahun
Ketika Seniman Amerika Sheila Hicks Mereinterpretasi Lady Dior
Greta Lee dan Mia Goth Menyusul Mikey Madison Sebagai Brand Ambassador Dior




