Family
Risiko Kekerasan Online Pada Anak Perempuan Meningkat di Masa Pandemi

6 Dec 2020


Foto: Freepik


Kekerasan terhadap anak khususnya anak perempuan kerap terjadi bahkan semakin meningkat di tengah pandemik COVID-19. Komnas Perempuan mencatat 1.299 kasus kekerasan terhadap perempuan (termasuk anak perempuan) sepanjang Maret hingga Mei 2020 dimana kasus terbanyak adalah kekerasan terhadap perempuan di ranah privat.

Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia mengatakan kekerasan terhadap anak semakin meningkat baik di ranah luring maupun daring di masa pandemik ini. Pemerintah perlu lebih tegas menindak kasus kekerasan termasuk kekerasan di ranah daring.

Di masa pandemi ini, penggunaan internet dan media sosial meningkat tajam. Seiring dengan itu, risiko kekerasan online juga meningkat khususnya bagi anak perempuan. Dalam State of the World Girls Report 2020, Plan International melaporkan setidaknya 56 persen anak perempuan di Indonesia pernah mengalami atau mengetahui anak perempuan lainnya mengalami Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

“Selain penegakan hukum dan peningkatan mekanisme pelaporan kekerasan, perlu edukasi publik secara terus menerus demi mencegah kasus kekerasan,” ujar Dini.

Dini menambahkan bahwa anak perempuan perlu memahami hak mereka serta berani menyatakan pendapat dan memerangi KBGO yang seringkali menimpa mereka. “KBGO berbahaya tidak hanya membatasi ruang berekspresi namun juga membungkam suara mereka secara jangka panjang,” katanya.

Untuk menangani kekerasan termasuk KBGO, perlu keterlibatan berbagai pihak dari pemerintah, LSM, komunitas/masyarakat, hingga ke lapisan individu. Dalam rangka 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) yang berlangsung pada 25 November sampai 10 Desember 2020, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) berkolaborasi dengan Instagram, SAFEnet, Reprodukasi, Kelas Muda Digital (KEMUDI), Riliv dan beberapa influencer media sosial, mengadakan rangkaian kampanye digital untuk mencegah KBGO. Beberapa anak perempuan dari berbagai daerah akan terlibat untuk menyampaikan pendapatnya tentang KBGO kepada teman sebaya maupun influencers media sosial melalui acara webinar, Instagram Live serta Instagram Live Rooms bersama @planindonesia, @prillylatuconsina96, @ersamayori dan @riliv. (f)

Baca Juga: 
Cara Mengenali Tanda-Tanda Trauma Pada Anak Karena COVID-19
7 Hal Yang Perlu Dilakukan Orang Tua Soal Screen Time Di Masa Pembelajaran Jarak Jauh
Hati-Hati, 62 Persen Anak Mengalami Kekerasan Verbal oleh Orang Tuanya Selama Pandemi COVID-19


Faunda Liswijayanti


Topic

#IngatPesanIbu, #3M, #corona, #covid19, #anak, #digital

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?