Kalau mau menerapkan diet golongan darah, sih, boleh saja. Tapi amannya, berkonsultasi dulu dengan dokter....Golongan Darah O
Konsumsi: Makanan berprotein tinggi, seperti daging dan ikan, juga tumbuhan dan makanan laut, garam, hati. Harus membatasi asupan biji-bijian, kacang polso, buncis.
Hindari: Jenis gandum, jagung, kacang-kacangan, kubis, kol, kecambah, mustard, sayuran hijau, kembang kol, dan kacang merah.
Biar makin maksimal: Latihan fisik intensif seperti aerobik, beladiri, dan joging.
Golongan Darah A
Konsumsi: Vegetarian dengan asupan sayur-sayuran, tahu, makanan laut, kacang-kacangan, buah, biji-bijian, dan padi-padian. Jenis makanan yang membantu diet: minyak sayur, makanan mengandung kedelai, dan nanas.
Hindari: daging sapi, produk susu, kacang merah dan gandum.
Biar makin maksimal: Latihan tenang yang membutuhkan konsentrasi, seperti yoga dan taichi.
Golongan Darah B
Konsumsi: Daging selain ayam, produk susu, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan. Makanan lain yang juga membantu adalah sayuran hijau, telur, hati, dan kayu manis.
Hindari: jagung, kacang, gandum, kacang tanah, dan wijen.
Biar makin maksimal: Hiking, renang, tenis dan bersepeda.
Golongan Darah AB
Konsumsi: Daging, makanan laut, produk susu, tahu, polong-polongan, padi-padian, sayur, dan buah. Tahu, makanan laut, produk susu, dan sayuran hijau juga membantu proses diet.
Hindari: daging merah, kacang merah, buncis, jagung, dan soba.
Biar makin maksimal: Taichi dikombinasikan dengan hiking dan sepeda. CC


