
John Legend menampilkan foto Chrissy dan Luna di akun instagramnya sebagai ucapan manis dalam peringatan Mother's Day lalu.
Foto: Instagram @johnlegend
Foto: Instagram @johnlegend
Kebahagiaan menjadi orang tua sedang dinikmati oleh pasangan selebritas, John Legend (37) dan Chrissy Teigen (30) yang dikaruniai putri cantik, Luna. Namun, namanya juga kehidupan selebritas, apa saja yang mereka lakukan selalu jadi sorotan. Baru-baru ini, Chrissy dikritik netizen yang menilai ia tega meninggalkan bayinya yang baru berusia satu bulan itu untuk makan malam. Busananya juga dikritik, karena mengenakan cropped top yang memamerkan tubuh seksinya. Ia dianggap tidak sensitif pada ibu-ibu lain yang baru melahirkan dan bentuk tubuhnya belum kembali normal.
Untunglah kedua pasangan ini sangat kompak dalam merespons pesan-pesan pedas dari para haters. Chrissy juga tidak membalas dengan kesal, hanya berkicau santai dan menampilkan pesan-pesan tadi dalam tweetnya. (Baca kisah cinta keduanya di sini)

Foto: Twitter @chrissyteigen
Yang menarik, dari sekian pesan itu, tak satu pun yang menyalahkan John karena meninggalkan bayinya saat itu, padahal mereka pergi makan malam berdua. Seolah-olah, tanggung jawab merawat bayinya hanya milik Chrissy sebagai ibu. Padahal, sebagai orang tua, keduanya berbagi tanggung jawab yang sama. John sangat mendukungnya istrinya. Ia membalas serangan para haters dengan membela Chrissy dan melempar kritik balasan tentang standar ganda yang ada di masyarakat lewat tweet pada Rabu, (11/5) lalu. Mengapa hanya ibu yang disalahkan lewat #momshaming dan tak ada #dadshaming?

Foto: Twitter @johnlegend
Wajar saja, jika John merasa gemas dengan kritik para haters. Kini, para pria juga ingin lebih terlibat dalam perannya sebagai ayah. Menurut survei tahun 2011 Lembaga Pew Research Center yang dilakukan terhadap 124.000 responden di AS, para pria melakukan lebih banyak pekerjaan domestik dan mengurus anak dibanding era sebelumnya.
Sebagai perbandingan, jika di tahun 1965, rata-rata pria melakukan pekerjaan domestik ini hanya 4,4 jam dalam seminggu, maka di tahun 2011 bertambah menjadi 9,8 jam. Hal ini berlaku sebaliknya dengan kaum wanita yang kini lebih sedikit waktu domestiknya, dari 32 jam seminggu di tahun 1965, menjadi (hanya) 17,8 jam per minggu di tahun 2011.
Makanya, tak heran jika para ayah sekarang juga merasakan sendiri betapa sulitnya menghadapi beban ganda (antara tanggung jawab di karier dan mengurus keluarga) serta bagaimana harus jungkir balik menjalaninya.
Dari sejumlah penelitian, dikatakan bahwa anak yang ayahnya aktif terlibat dalam pengasuhannya akan merasa aman secara emosional, memiliki kepercayaan diri dalam mengeksplorasi sekitarnya, dan ketika bertambah besar akan memiliki hubungan sosial yang baik. Anak itu juga memiliki kecenderungan yang rendah untuk terlibat dalam tindak kenakalan remaja. Hal itu dapat dipahami mengingat bahwa dalam interaksinya dengan anak, seorang ayah juga banyak melibatkan aktivitas fisik yang frekuensinya lebih tinggi daripada ibu.
Jadi, sudah saatnya kita menghapus standar ganda tersebut. Ingat, peran ayah sama pentingnya dengan peran ibu dalam pengasuhan anak! Sampaikan pesan John Legend ini pada pasangan Anda. Bukankah kita ingin pola asuh yang terbaik untuk buah hati tercinta? (f)
Baca juga:
Menyiapkan Calon Orang Tua
Topic
#johnlegend, #chrissyteigen



