
Foto: dok. Suara Hati
Nova Eliza, pemrakarsa Gerakan ‘Suara Hati’, beberapa waktu lalu menggelar acara inspiratif bertema ‘Stop Violence with Art’. Dengan mengusung slogan ‘Oleh Perempuan dan Untuk Perempuan’, ‘Suara Hati’ merupakan kampanye atau proyek seni yang menggunakan media fotografi, musik etnik, tarian etnik, seni bertutur cerita, dan talkshow.
“Sebagai wanita yang berprofesi di bidang seni, tentunya saya miris melihat kenyataan bahwa wanita Indonesia di era sekarang ternyata masih banyak yang mengalami tindak kekerasan. Penyebabnya karena masih adanya ketimpangan atau ketidakadilan jender. Masih ada perbedaan peran dan hak antara wanita dan pria dalam masyarakat yang menempelkan wanita dalam status lebih rendah. Wanita sering disudutkan sebagai orang yang lemah dan tidak punya kemampuan. Hal ini mempengaruhi kejiwaan wanita yang dapat mengakibatkan depresi dan berujung menciptakan terjadinya kekerasan,” ujar Nova.
Ia menambahkan, “Saya sangat gembira rasa empati dan perhatian yang saya tuangkan dan ekspresikan dalam kampanye ‘Suara Hati’ ini mendapatkan dukungan lebih dan kontribusi dari beberapa pihak sehingga dapat membawa kampanye ini ke beberapa kota besar di Indonesia untuk menyebarkan edukasi ke masyarakat luas,” tuturnya.
Nova berharap dengan terselenggaranya acara ini secara tidak langsung membawa kesejukan dan bukti nyata dukungan bagi para wanita korban tindak kekerasan untuk tetap tegar menjalani kehidupan. (f)


