
Foto: Agus Santoso NPM Photography
Sejak Maudy Mikha Maria Tambayong (22) dalam kandungan, sang ibu, Deva Tambayong, selalu berdoa: ia ingin anak semata wayangnya itu tumbuh menjadi wanita rupawan dan multitalenta, terutama di bidang musik dan tarik suara. Doanya ternyata terkabul. Setelah melepas kawat giginya di usia 13 tahun, gadis bermata minus 2 ini menjadi finalis Gadis Sampul 2008, yang membukakan banyak pintu karier untuknya. Kini, wanita kelahiran 15 September 1994 itu memiliki multikarier; penyanyi, model, pemain sinetron,film dan sinetron. Berikut adalah penuturan Mikha tentang kariernya di dunia entertainment.
“Saya akan main di sinetron ini, tapi saya mau menyanyikan soundtrack-nya. Syarat itu sering saya katakan kepada produser. Ha…ha…ha…. Bagaimanapun, sejak awal saya sudah bilang kepada Mama bahwa saya mau jadi musikus. Lewat jalur modeling, sinetron, dan film, jalan menuju impian masa kecil terbuka lebar. Saya berkesempatan meluncurkan single pertama, Cinta Pertama, yang menjadi original soundtrack Kepompong (2008). Saya juga mengisi soundtrack film layar lebar pertama saya, Fallin’ in Love (2012).
Walaupun mungkin banyak orang mengenal saya sebagai pemain film, saya berusaha agar orang tetap mengingat saya sebagai penyanyi. Untuk mewujudkan hal itu, saya tetap disiplin latihan vokal dan piano sejak usia 4 tahun hingga sekarang. Memang, setelah album pertama, Bekas Pacar (2010), saya belum membuat album lagi. Baru akhir November lalu saya meluncurkan lagu Temukan Jawabannya. Saya butuh waktu 6 bulan untuk menyelesaikan lagu ini. Puas, karena untuk pertama kalinya saya diberi kepercayaan untuk menulis lirik sendiri. (f)
Baca Juga:
- Marsha Chikita Fawzi: Generasi Millennial Terbuka untuk Berkolaborasi
- Berkat Paras Oriental, Jessica Eveline Melangkah ke Dunia Internasional
- Dimas Beck Mencoba Peran di Film Komedi
Topic
#mikhatambayong


