Celebrity
Dhianya Nuasnigi Zen: Saya Ingin Menjadi Model Internasional

9 Feb 2017


Foto: Agus Santoso NPM Photography (IG: @agussantosoyang)

Yang melihatnya, mungkin bisa menduga siapa ibunya. Tak dipungkiri, Dhianya Nuasnigi Zen (19) ini memang sangat mirip dengan mamanya, super model era 80-an, Ratih Sang. Berkulit sawo matang dengan wajah eksotis plus tubuh tinggi menjulang, Anya, begitu ia akrab dipanggil, dibekali banyak kelebihan. Ia kini model muda yang mulai diperhitungkan.

Saya tertarik modeling, tentu karena ibu, walau tak sengaja. Awalnya saya tidak tertarik bidang ini. Suatu hari, saya menemukan artikel tentang kelahiran saya, 28 September 1997 berjudul “Ratih Sang, Melahirkan Seorang Calon Peragawati”, yang menarik perhatian saya. Di artikel tersebut ibu berkata, jika putrinya besar nanti, ia akan menjadi model seperti dirinya. ‘Jika ibu saja sudah begitu pede bayinya akan menjadi model, lalu kenapa saya malu-malu mengaku kalau itu yang saya mau? Akhirnya Ibu menyarankan saya mengikuti GADIS Sampul 2014 dan menjadi finalis.

Ibu meyakinkan kalau saya memiliki banyak kelebihan. My unique face dan tinggi dan berat badan saya cukup ideal; 171 cm serta berat badan 50 kg, bisa mendukung karier saya di modeling. Karakter saya efektif, efisien, punctual, driven dan berani berpendapat. I get what I want and I do not stop until I do. Saya juga suka mencoba hal baru dan berani bertindak, selama saya berani mempertanggung jawabkannya.

Saya beruntung tumbuh di lingkungan yang njawani. Saya merasa dididik mengerti etika, terutama oleh ibu. Banyak orang bilang kalau saya sangat sopan. Di dunia modeling, ini menjadi nilai plus. Orang yang sopan akan meninggalkan impresi yang bagus pada klien dan dengan orang yang ditemuinya. Itu sangat berguna untuk karier kita.

Itu sebabnya ibu menjadi orang paling berpengaruh dalam hidup saya. I want to be just like her. I admire her for the way she raises us. Saya mengagumi cara berpikir ibu. Beliau bisa membuat segala sesuatu menjadi praktis tanpa mengurangi nilainya. Saya amat ingin menjadi wanita mandiri secara emosional maupun finansial seperti beliau, supaya menjadi contoh untuk anak saya nanti.

Saya ingin menjadi model internasional, ini berkaitan dengan cita-cita besar saya yaitu membuat cosmetic line, kafe, dan clothing line. Ini butuh modal besar, karena itu sekarang saya bekerja sebagai model agar dikenal dan dipercaya orang, membangun goodwill untuk mendukung cita-cita saya itu.

Sebagai model, saya masih terbilang baru. Saya pernah jadi salah satu ikon sebuah salon ternama dan menjadi model video campaign Iwet Ramadhan berkolaborasi dengan Yayasan Kanker Indonesia di Jakarta Fashion Week 2016.

Di bidang akademik, saya pernah mendapat medali perak bidang ekonomi di Olimpiade Sains Nasional yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kemenangan ini membukakan saya banyak kesempatan saat SMA. Misalnya homestay di Jepang melalui program pemerintah Jepang dan mewakili sekolah sebagai peserta diskusi dengan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, saat ia datang ke Indonesia. (f)

Baca Juga:


Topic

#millennialmanual

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?