Celebrity
Air Mata Angelina Jolie Saat Berpidato Dukung UU Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

3 Mar 2022

Foto: Dok. REUTERS/Tom Brenner
 

Hari Rabu (09/02/2022), aktris Angelina Jolie datang ke Washington DC, AS dan berpidato di depan para anggota Senat Amerika Serikat. Pidato ini berisi dukungannya terhadap Undang-Undang Violence Against Women Act (VAWA) dan mendesak Kongres AS untuk segera memperbaharui Undang-Undang Anti Kekerasan Terhadap Perempuan tersebut.
 
Dalam pidatonya aktris kelahiran 4 Juni 1975 ini menyampaikan betapa pentingnya UU ini sebagai pelindung dasar bagi korban kekerasan dalam rumah tangga. Angelina juga mengatakan kalau selama satu dekade ini, Kongres terlalu sibuk sampai mengabaikan pembaharuan VAWA. Hal ini membuat para korban berpikir kalau mereka memang tidak penting untuk diperjuangkan.
 
“Alasan mengapa banyak orang sulit untuk meninggalkan hubungan yang abusive adalah karena mereka dibuat merasa tidak berharga. Itu sebabnya mengesahkan undang-undang ini adalah salah satu pemungutan suara terpenting yang harus dilakukan para senator AS tahun ini,” ucap Angelina.
 
Pada video yang dibagikan akun Twitter official Reuters, terlihat aktris film Eternals ini sampai menahan emosi saat membicarakan soal penderitaan para korban kekerasan. “Aku hanya bisa berpikir tentang para korban yang dibuat tidak berdaya oleh para penyiksa mereka dan sistem yang gagal melindungi mereka. Anak-anak yang saat ini sedang ketakutan, para wanita masih merasakan sakit dan trauma, serta semua anak-anak dan wanita yang meninggal dunia padahal seharusnya bisa diselamatkan,” ujar Angelina Jolie.   
 
Dikutip dari artikel Variety, Undang-undang VAWA ini pertama kali diberlakukan tahun 1994, untuk memberikan bantuan hukum pada korban kekerasan domestik dan kejahatan seksual di AS. UU ini juga memberikan dukungan dalam bentuk tempat penampungan, pusat krisis untuk korban pemerkosaan, dan organisasi lainnya. UU VAWA sudah berkali-kali diperbaharui hingga masa berlakunya habis di tahun 2018.
 

Vokal Memperjuangkan Anti Kekerasan 

Angelina Jolie selama ini memang dikenal sebagai salah satu aktris yang sangat aktif memperjuangkan hak-hak asasi kemanusiaan. Termasuk kampanye anti kekerasan terhadap wanita dan anak-anak. Pada tahun 2012, pemeran Maleficent ini bekerja sama dengan pemerintah Inggris membentuk Preventing Sexual Violence in Conflict Initiative (PSVI), organisasi internasional yang membangkitkan kesadaran akan kekerasan seksual yang terjadi di daerah konflik dan berupaya menghentikannya.
 
Lewat PSVI, mantan istri aktor Brad Pitt ini berhasil mempromosikan anti kekerasan korban perang hingga ke manca negara, bahkan membuat protokol yang didukung 151 negara. Pekerjaannya di PSVI juga mempertemukan aktris ini dengan para aktivis lain, seperti Chloe Dalton dan Arminka Helic yang kemudian bergabung bersamanya membentuk organisasi Jolie Pitt Dalton Helic. Organisasi ini didedikasikan untuk memperjuangkan hak wanita dan keadilan dalam sekala internasional.
 
Artikel di Variety pun menuliskan kalau Angelina sangat vokal memberikan dukungannya pada UU VAWA. Dia sampai bekerja sama dengan berbagai sponsor serta ahli hukum untuk menambahkan Peraturan Kayden dalam UU tersebut. Aturan ini menangani dampak kekerasan dalam rumah tangga bagi anak-anak.   
 
Dalam akun Instagramnya, Angelina juga mengajak salah satu putrinya, Zahara Jolie-Pitt untuk menemaninya di Capitol Hill. Ibu dari 6 anak ini mengatakan kalau putrinya itu membantu menenangkannya sehingga dia bisa berbicara dengan lancar di depan anggota Senat dan media massa.
 
Perjuangan Angelina Jolie mulai membuahkan hasil. Dalam waktu beberapa jam setelah pidatonya yang emosional ini, sekelompok senator berjanji untuk membawa masalah UU VAWA dalam rapat Kongres. Bahkan Senator Dick Durbin mengindikasikan kalau Senat akan melakukan pemungutan suara untuk pembaharuan UU VAWA dalam waktu dekat. (f)
 
Baca Juga:
Rayakan International Women's Day dengan 3 Film Dari Wanita untuk Wanita
Angelina Jolie dan Cinta Laura Menyapa Anak-anak Penderita Kanker
Cerita di Balik Lipstick Merah Maleficent
 


Topic

#AngelinaJolie, #KekerasanTerhadapWanita, #UUAntiKekerasan, #breakthebias, #iwd2022

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?