

Foto: PopSugar, Marvelcinematic
Tinggi, badan oke, dan ganteng, membuat actor asal Australia ini langsung jadi bintang di Hollywood. Namanya melejit setelah memainkan karakter Thor dalam Thor (2011)—“mengalahkan” adiknya sendiri, Liam, dalam audisinya. Juga sekuelnya, Thor: The Dark World (2013) dan Avengers: Age of Ultron (2015) Penggambaran karakter Thor yang pas sesuai komiknya membuat Chris akan selalu diingat sebagai Thor. Karena itu, Chris kembali “dipanggil” menjadi Thor dalam film The Avengers (2012). Chris juga ikut menjadi peran utama pada film Snow White and the Huntsman (2012) dan The Huntsman: Winter's War(2016).

Foto: PopSugar, Bustle
Mendengar nama Chris Evans, pasti langsung teringat tokoh Captain America. Padahal, sebelumnya, Chris pernah berperan menjadi salah satu superhero dalam Fantastic Four (2004) sebagai Human Torch. Bahkan, dirinya “direkrut” kembali menjadi Human Torch dalam sekuel Fantastic Four: Rise of the Silver Surfer (2007). Namun, karakter Captain America memang yang tampaknya paling melekat. Sampai saat ini, dirinya sudah muncul menjadi Captain America di beberapa film, yaitu Captain America: The First Avenger (2011), The Avengers (2012), Thor: The Dark World (2013), Captain America: The Winter Soldier (2014), Avengers: Age of Ultron (2015), Ant-Man (2015), Captain America: Civil War (2016).

Foto: JustJared, Screenrant
Penampilannya yang ‘dingin’, tatapan tajam, berkarakter serta punya aura misterius membuat aktor asal Inggris ini pas banget memerankan karakter Batman yang lebih “gelap”. Alhasil, dirinya muncul dalam trilogy Batman karya sutradara film-film psikologis, Christopher Nolan, yaitu Batman Begins (2005), The Dark Knight (2008), dan The Dark Knight Rises (2012). Christian Bale adalah actor Hollywood ke-7 yang telah memerankan Batman.

Foto: PopSugar
Tahun 2013, suami aktris Anna Farris ini sukses memerankan tokoh Star-Lord dalam film yang diangkat dari komik Marvel juga, Guardians of the Galaxy. Awalnya Chris menolak memerankan karakter superhero karena tidak mau hanya sekadar berakting membasmi penjahat atau alien yang ingin menguasai dunia. Namun, pihak film tersebut bersikukuh harus Chris yang memerankannya karena dirinya punya karakter komedi yang pas untuk memerankan Star-Lord yang agak komikal. Chris memang dikenal sukses bermain dalam seri sitcom, Parks and Recreation. Hasilnya, Chris bakal kembali menjadi Star-Lord dalam sekuel Guardians of the Galaxy, yang direncanakan tayang tahun 2017.

Foto: Goneworth.net
Jauh sebelum film-film superhero menyerbu box office Hollywood dan diperankan aktor-aktor “masa kini”, adalah Christopher Reeve yang sukses memerankan jagoannya superhero, Superman, hampir selama 10 tahun, dari tahun 1978-1987. Periode yang cukup lama untuk berperan di layar lebar sebagai superhero dan membuatnya menjadi salah satu aktor legendaris Hollywood. Wajah ganteng serta tubuh tinggi dan tegap—disamping kemampuan akting yang oke—membuatnya dipilih memerankan empat film Superman sekaligus: Superman (1978), Superman II (1980), Superman III (1983), dan Superman IV: The Quest for Peace (1987). Sayang, boleh percaya atau tidak, Christopher Reeve tampaknya terkena “kutukan” Superman, yaitu setiap aktor yang pernah memerankan Superman akan mengalami kesialan. Tahun 1995, dirinya terjatuh saat berkuda dan mencederai tulang belakangnya, mengakibatkan dirinya mengalami kelumpuhan. Dan, tahun 2004, Christopher Reeve wafat karena gagal jantung. (f)
Topic
#superhero


