Career
Wanita Harus Saling Dukung di Era Digital

30 Aug 2019


Foto: Dok. Alibaba Group

Rangkul dan Dukung
Di Indonesia, perayaan bagi wanita ini diselenggarakan di kantor Alibaba Group di Jakarta dengan menghadirkan figure-figur wanita inspiratif seperti Najwa Shihab (pendiri Narasi.TV), Helianti Hilman (Founder dan Chairperson JAVARA), Iim Fahima, (Founder Queenrides), Lizzie Parra (Founder dan CEO BLP), serta Anastasia Wibowo (Chief Financial Officer Lazada Indonesia).
 
Membuka acara pagi itu, Najwa berbagi kisah perjuangannya membangun Narasi.TV selama dua tahun belakangan. Bahkan ia mengaku dibandingkan dengan perjalanan lebh dari dua puluh tahun kariernya di dunia jurnalistik, dua tahun terakhir ini menjadi perjalanan hidupnya yang terhebat, penuh dengan emosi. Selain dukungan orang terdekat dan keluarga, kepercayaannya bahwa wanita mampu berdaya, membawa ia perlahan namun pasti mencapai mimpinya.
 
“Wanita itu memiliki kecenderungan untuk menilai dirinya lebih rendah, dibandingkan dengan pria. Sebuah survei pada mahasiswa wanita dan pria membuktikan hal ini. Ketika ditanya kepada mahasiswi tentang ebrapa IPK yang kira-kira akan dia dapatkan, mereka akan menjawab nilai IPK yang lebih rendah dibandingkan IPK yang sesungguhnya akan mereka terima. Sedangkan mahasiswa, ketika mendapatkan pertanyaan yang sama ia akan menjawab dengan nilai yang tinggi, waluapun pada kenyataannya IPK mereka dibawah perkiraan tersebut,” ungkapnya antusias.
 
Ini menunjukkan bawa salah satu kelemahan terbesar wanita untuk maju ada dalam diri mereka, bagaimana mereka menilai kemampuannya sendiri. Najwa menegaskan bahwa para wanita harus mendobrak paradigme klise dan stereotip yang dihadapinya, serta menggunakan peran kewirausahaan dan kepemimpinan bukan hanya untuk mengubah dunia mereka sendiri, namun juga untuk membentuk komunitas yang suportif, yang dapat mengangkat dan memberdayakan wanita lain.
  
Dalam kesempatan yang sama, melalui pesan video, Melinda Gates, filantropis dan pendiri Melinda Gates Foundation menyampaikan bahwa investasi pada pemberdayaan ekonomi wanita bukan hanya hal yang ‘tepat’ untuk dilakukan, namun juga merupakan hal yang ‘cerdas’ untuk dilakukan.
 
Ia menekankan bahwa prospek ekonomi global bisa bertambah $28 triliun pada tahun 2025 jika wanita berpartisipasi dalam tingkatan yang sama dengan laki-laki. “Ketika kita berhasil menyingkirkan berbagai rintangan yang menghalangi wanita untuk berkontribusi dalam perekonomian, bukan hanya wanita saja yang merasakan dampak positifnya - namun juga keluarga, komunitas, dan seluruh negara,” kata Melinda. (f)


Baca Juga: 
Upaya Mencegah Kekerasan, Pelecehan, dan Diskriminasi Berbasis Gender di Dunia Kerja 
Kekuatan Wanita Wirausaha : Memiliki Ambisi dan Tahu Kapan Menjadi Feminin dan Maskulin
Dorong Inovasi Lewat Budaya Kesetaraan



 

Faunda Liswijayanti


Topic

#konferensiwanita

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?