
Foto: Pixabay
Saya bekerja di bidang yang sebenarnya tidak saya suka. Namun, waktu itu saya mencoba bersabar dan menganggapnya sebagai ‘batu loncatan’, karena belum memiliki pengalaman bekerja sama sekali. Lama-kelamaan saya tak betah.
Apa yang harus saya lakukan, karena beberapa kali saya mencoba melamar di tempat yang sesuai dengan keinginan, tapi nyatanya selalu gagal?
Melvi - Jakarta
Pikiran memiliki kekuatan luar biasa untuk mengontrol diri Anda. Anda sudah menanamkan dalam pikiran bahwa apa yang selama ini Anda jalani hanya ‘batu loncatan’ dan pekerjaan ini hanya sementara. Hal tersebut malah memberi kesempatan pada rasa tidak suka dan tidak betah untuk merasuki pikiran Anda.
Ubahlah mindset Anda. Bukankah tanpa ‘batu loncatan’ kita tak akan bisa sampai ke tujuan? Oleh karena itu, manfaatkan ‘batu loncatan’ ini sebaik-baiknya, selama Anda belum mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Belajar sebanyak mungkin dari posisi yang saat ini Anda jalani. Ilmu yang Anda pelajari bisa jadi berguna untuk bekal di posisi yang Anda incar nanti. Cobalah mencari sisi positif dari sana.
Jangan menyerah bila Anda gagal melamar di posisi yang Anda inginkan. Teruslah berusaha dan coba kenali diri serta pekerjaan yang Anda lamar. Apa kualifikasi yang dibutuhkan untuk posisi tersebut. Cari tahu deskripsi pekerjaan dan tanggung jawab dari pekerjaan tersebut.
Anda bisa bertanya pada teman atau kenalan yang sudah bekerja pada bidang yang Anda inginkan tersebut. Kemudian bandingkan dengan diri Anda. Gali pula apa kekurangan Anda dan apa saja kemampuan yang perlu ditingkatkan.
Tidak ada salahnya Anda mengikuti kursus atau training yang dibutuhkan dan sesuai dengan pekerjaan yang selama ini diinginkan. Selain mendapat ilmu, Anda juga bisa mengembangkan networking dengan orang-orang yang berkecimpung dalam profesi impian Anda. Bukan tak mungkin, Anda ditawari pekerjaan yang selama ini diimpikan.
Yang tidak kalah penting adalah kemampuan Anda ‘menjual’ diri. Dimulai dari tahap awal, ketika Anda menulis CV sampai tahap wawancara. Tonjolkan kelebihan dan pencapaian Anda, terutama yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Selain itu, tunjukkan minat dan antusiasme Anda. (f)
Konsultan Karier: Tim Experd
Baca juga:
4 Kiat Menulis Personal Statement untuk Berburu Beasiswa Atau Melamar Pekerjaan Baru
7 Cara Menjaga Motivasi Kerja Saat Sedang Jenuh
Hasil Penilaian Kerja dari Atasan Rendah, Tanya atau Diam Saja?
5 Kode Etik Profesi, Anda Wajib Tahu!
Topic
#tipkarier


