Career
Kiat Menikmati Cuti Panjang Tanpa Waswas

20 Dec 2016


Foto: Fotosearch
 
Lebih dari lima tahun, tubuh dan otak yang terus-menerus digas deadline, ibaratnya mesin yang bolak-balik mogok.  Ide mampet, antusiasme musnah, hingga berangkat ke kantor pun seperti seorang terhukum. Kalau memang kantor memberi fasilitas cuti panjang (biasanya kira-kira 1 bulan, di luar cuti tahunan), sudah sepantasnya kesempatan emas ini dimanfaatkan, sehingga keseimbangan hidup tercapai. Atau, Anda ingin cuti di luar tanggungan, entah karena urusan keluarga atau keinginan memperkaya ilmu, tapi masih ragu-ragu karena khawatir karier justru akan mandek?

Sebenarnya, memanfaatkan cuti saat badan dan pikiran sudah ’protes’, bukan tindakan bijak. Jika Anda tidak ingin menghabiskan cuti saat cuti itu keluar, tidak masalah. Namun, jangan menunggu sampai badan dan pikiran sudah memberi sinyal lampu merah.

Mungkin, waktu tepat menghabiskan cuti panjang adalah setelah Anda menyelesaikan sebuah proyek besar yang pastinya menguras tenaga dan pikiran. Sehingga, cuti panjang menjadi periode  mengembalikan keseimbangan hidup.  Tidak masalah memanfaatkan seluruh cuti untuk berlibur, asal memberi waktu beberapa hari untuk istirahat sebelum kembali beraktivitas dan meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk kontemplasi.

Baca juga: Sebelum meninggalkan kantor selama sebulan, sebaiknya semua urusan kantor telah diselesaikan. Anda juga sudah menginformasikan ke klien-klien penting bahwa Anda akan mengambil cuti panjang dan memberikan mereka kontak perwakilan Anda, jika mereka memerlukan tindak lanjut suatu masalah. Pasalnya, kalau tiap sebentar ada SMS atau telepon dari kantor, sama saja Anda hanya pindah lokasi kantor ke tempat berlibur.

Sebaiknya berliburlah ke 2 atau 3 tempat, yang belum pernah didatangi. Kalau lebih, selain letih karena capek di jalan atau bolak balik packing, kesempatan untuk menggali budaya dan mengenal karakter manusia di lokasi liburan menjadi tidak total. Tinggallah di satu lokasi sekitar 3-5 hari, dan cobalah untuk tidak menyusun agenda acara terlalu padat dan menghindari tour. Enjoy the moment sambil mencoba makanan lokal dan berkenalan dengan penduduk setempat, sekaligus memanfaatkan 5 indra yang Anda miliki. Dijamin, pengalaman yang didapat jauh lebih dalam dan berbekas dibanding sekadar menyambangi segala objek wisata terkenal.

Setiap hari saat berlibur, sisakan waktu 15 menit  untuk berkontemplasi. Tanyakan pada diri sendiri: benarkah langkah-langkah karier Anda selama ini sudah bersinergi dengan passion dalam hidup Anda? Dengan begitu, setelah cuti panjang berakhir, bukan hanya otak dan badan menjadi segar kembali, tapi juga kepastian akan rencana karier ke depan. Sebaiknya 3 atau 4 hari sebelum cuti panjang usai, Anda sudah kembali ke rumah untuk membereskan rumah dan beristirahat. Sehingga, saat kembali ke kantor, Anda sudah menjadi manusia baru. (f)

Joanita Roesma


Topic

#TipKarier

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?