Career
Ketika Si Bos Gemar Bergosip

9 May 2016


Foto: Fotosearch
 
Sudah menjadi kebiasaan rutin bagi si ‘bos’untuk mengawali hari dengan meng-update gosip. Kondisi ini jelas tidak menyenangkan. Di satu sisi Anda harus menghormati saat ia berbicara, di sisi lain rasa tak nyaman timbul ketika pembahasan tak berkaitan dengan pekerjaan. Belum lagi hal ini akan memecah konsentrasi kita saat bekerja.
 
Bagaimana menyiasati kedatangan atasan yang gemar bergosip agar tetap bisa bekerja dengan optimal? Konsultan karier dan CEO The Jakarta Consulting, Patricia Susanto, memberikan tip
 
Menurut Patricia, topik yang dikategorikan gosip adalah topik yang membutuhkan waktu lama untuk dibahas, berkaitan dengan individu, dan bermuatan negatif. Sebenarnya, secara etika  tiap karyawan di sebuah perusahaan tidak diperbolehkan bergosip dalam bentuk apa pun. Faktanya, peraturan ini sering luruh.
 
Di lingkungan kerja banyak atasan menjadikan gosip sebagai media untuk mengakrabkan diri dengan bawahan. “Asal topiknya terlepas dari hal-hal individu dan pekerjaan. Seperti gosip selebritas  atau film. Intinya, bukan bersifat pribadi. Namun waktunya harus tepat agar tidak mengganggu kinerja karyawan,” ujar Patricia.
 
Patricia mengatakan, waktu 5-10 menit jadi batasan maksimal bergosip yang bisa ditoleransi antara atasan dengan bawahan. Jika sulit menghentikan atasan bergosip, cara paling efektif adalah dengan menghindarinya. “Jika yang dibicarakan tidak berkaitan dengan pekerjaan, Anda boleh menghindari perbincangan dengan atasan,” jelas Patricia.
 
Ida (30), account executive di perusahaan periklanan di Jakarta, mengaku, “Dulu atasan sering menyambangi saya untuk bergosip. Karena mengganggu waktu kerja,  tiap dia keluar ‘kandang’, saya langsung pasang headphones. Lama-kelamaan dia mencari korban lain,” ungkapnya.
 
Selain itu, sebisa mungkin hindari pertemuan empat mata. Ajak teman untuk mendampingi sehingga lebih mudah untuk mengalihkan topik perbincangan. “Anda pun bisa membuat alasan tertentu untuk menghindar, misalnya dengan mengatakan harus menyelesaikan pekerjaan yang sudah memasuki tenggat,” ujarnya lagi. 


Topic

#gosipkantor

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?