Langkah kecil, dampak besar. Inilah momen para pelaku UMKM berani punya website sendiri. Foto: Dok. FeminaDi era digital, kehadiran daring bukan lagi pelengkap—ia adalah fondasi. Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memiliki website atau situs web bukan sekadar soal gaya, tapi strategi bisnis jangka panjang.
Zornia Harisantoso, Chief Brand Officer Femina, membuka acara Wanita Wirausaha Mahir Digital-Website sebagai Aset Bisnis: Kenapa UMKM Harus Mulai Sekarang yang diadakan Femina, Wanita Wirausaha Femina dan BoxCommerce di Selasar Ampera, Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan sebuah pernyataan penting.
“Website itu rumah kita sendiri. Media sosial dan e-commerce adalah jalan raya yang mengarahkan orang ke rumah tersebut. Keduanya perlu dibangun bersama demi ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” kata Zornia.
Memiliki website berarti UMKM punya kendali penuh atas identitas merek, tampilan produk, hingga pengalaman pelanggan. Tidak ada algoritma yang tiba-tiba berubah, tidak ada komisi besar yang dipotong, dan yang paling penting—datanya milik sendiri.
Sarah Holloway, COO BoxCommerce, menekankan pentingnya UMKM untuk melek digital. Foto: Dok. FeminaRealitas UMKM Indonesia di dunia digital
Sarah Holloway, COO BoxCommerce, menekankan “Di Indonesia, 99% bisnis adalah UMKM. Tapi hanya 20% yang benar-benar daring.”Artinya, terdapat lebih dari 50 juta usaha masih belum go digital, padahal konsumen sudah lebih dahulu beralih ke dunia maya. Banyak pelaku usaha merasa digitalisasi itu rumit, mahal, dan memerlukan keahlian teknis tinggi. Namun, kini hambatan itu mulai runtuh dengan hadirnya solusi yang sederhana dan terjangkau.
“Beralih ke digital bukanlah kemewahan. Tapi ini penting!” Sarah menegaskan.
Dengan solusi lokal seperti BoxCommerce, UMKM bisa memiliki website lengkap hanya dalam waktu 10 menit, tanpa perlu belajar coding atau menyewa developer. Mulai dari upload produk, integrasi WhatsApp, hingga alat pemasaran dan analitik—semua tersedia dalam satu dashboard berbahasa Indonesia.
Kiri ke kanan: Melati Pratiwi, Founder VALDS Beaute dan Asep Purwa Irawan, CRO BoxCommerce Indonesia, berbagi pengalaman tentang pentingnya punya situs web. Foto: Dok. FeminaDari marketplace menuju merek sendiri
Marketplace memang memberikan kemudahan awal, tapi menurut Asep Purwa Irawan, CRO BoxCommerce Indonesia, “Marketplace itu ramai, tapi tokonya belum tentu dikenal. Website-lah yang membuat nama toko menjadi identitas.”Strategi cerdas adalah menjadikan website sebagai kanal tambahan, bukan pengganti. Ketika pelanggan sudah mulai mengenal nama merek, mereka akan lebih percaya bertransaksi langsung lewat website. Apalagi, data yang dikumpulkan dari pengunjung dapat dimanfaatkan untuk strategi promosi yang lebih tajam dan hemat biaya.
Melati Pratiwi, Founder VALDS Beaute, mengamini hal ini lewat pengalamannya. “Awalnya saya kira bikin website itu mahal dan ribet. Tapi ketika coba sendiri lewat BoxCommerce, 10 menit saja sudah bisa jadi. Padahal saya termasuk gaptek.”
Dengan website, VALDS Beaute kini tak hanya berjualan, tapi juga membangun cerita, komunitas, dan kepercayaan pelanggan—sesuatu yang sulit dicapai jika hanya mengandalkan platform pihak ketiga.
Sarah mengingatkan para pelaku UMKM untuk memilih menjadi The Climber. Foto: Dok. FeminaDigitalisasi bukan lari sprint, tapi maraton
Sarah mengingatkan kepada para pelaku UMKM untuk memilih menjadi The Climber—pengusaha yang terus bertumbuh, belajar, dan berani melangkah. “Tidak perlu besar, hanya perlu berani,” ujar Sarah.Website bukan hanya tempat berjualan, tapi titik tolak untuk membangun hubungan pelanggan yang kuat, menganalisis perilaku pasar, dan memperluas jangkauan hingga ke luar negeri. Dengan infrastruktur digital yang tepat, UMKM bisa membuka pintu menuju ekonomi regional bahkan global.
Seperti yang dikatakan Zornia, “Persahabatan tidak hanya antar individu, tapi juga antar bisnis. Kolaborasi seperti Femina dan BoxCommerce membuktikan bahwa saling dukung bisa menciptakan dampak nyata bagi ekonomi perempuan Indonesia.”
Website bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Bagi UMKM yang ingin naik kelas, membangun merek sendiri, dan menjangkau pasar lebih luas, website adalah langkah awal yang paling masuk akal.
Mulailah dari yang sederhana. Jangan tunggu sempurna untuk memulai—mulailah untuk bisa jadi lebih baik; karena masa depan bisnis dimulai hari ini.
Ikuti terus program Wanita Wirausaha Mahir Digital bersama Femina dan BoxCommerce untuk insight dan panduan praktis lainnya! (f)
Baca juga:
YOTNC 15 Siap Digelar! Konferensi Anak Muda Terbesar Kembali Hadir di Jakarta
Kolaborasi Modinity Group dan Rizman Ruzaini Perkuat Asia Tenggara di Peta Fashion Global
Dukung 6 Jenama ke Pasar Internasional, PINTU Incubator Kini Juga Hadirkan Residency Program
Laili Damayanti
Topic
#WanitaWirausahaMahirDigital, #UMKMNaikKelas




