BizNews
Ragam Pangan Nusantara: Kompetisi Hadirkan Menu Berizi dan Aman

23 Dec 2017

Pertengahan Oktober, Pontianak mendadak ramai dengan kehadiran 34 kelompok PKK dari seluruh provinsi. Mereka adalah peserta Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) 2017. Keragaman pangan lokal tetap digaungkan sebagai upaya untuk mewujudkan diversifikasi pangan sebagai tujuan utama.
 
Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian selaku penyelenggara lomba. Pukul delapan pagi, tak jauh dari pusat kota Pontianak, tepatnya di MAKODAM XII, Tanjung Pura, Kabupaten Kubu Raya, para peserta telah siap memamerkan hasil karya mereka yang terdiri atas menu makan pagi dan makan malam. Tanpa peran beras dan tepung terigu sebagai sumber karbohidrat, menu yang dibuat dikomposisikan mencukupi kebutuhan gizi seimbang dan aman.
 
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini peserta diminta untuk memasak langsung menu makan siang sebagai salah satu persyaratan lomba. Aroma lezat lantas mengisi ruangan. Berbagai racikan masakan dari seluruh penjuru negeri hadir dengan keunikan masing-masing. Mewakili Femina Media sebagai media partner, Redaktur Senior Boga, Isyana Atiningmas, hadir sebagai salah satu juri yang
berkesempatan mencicipi seluruhnya.
 
Tim Jawa Barat menarik perhatian dengan menyajikan hanjeli (jali-jali) yang diracik layaknya nasi bakar berempah dan pepes. Ada juga peserta yang menggunakan gaplek singkong yang sudah jarang ditemui sebagai sumber karbohidrat.
 
Tim PKK asal Maluku menyajikan kelezatan ulat sagu goreng, sementara peserta asal Sumatra Barat menyajikan dendeng jamur yang rasanya mirip dendeng daging sapi. Minuman Segar-Segar Asam Cikala juga unik, dibuat oleh tim asal Sumatra Utara dari buah tanaman kecombrang. Ide unik dan kreatif.
 
Juri dipilih dengan latar belakang berbeda. Dr. Ir. Drajat Martianto, M.Sc. (Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor) ditunjuk sebagai ketua tim juri. Ada juga Sisca Soewitomo (pesohor boga), Drs. Johan Susmono (Ketua Kelompok Kerja 3 PKK), dan Cyprianus Aoer (Direktur Eksekutif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia).
 
Berdasarkan penilaian yang terdiri atas tiga aspek, yakni penilaian resep, penilaian display, dan penilaian dukungan penerapan konsumsi pangan B2SA oleh pemerintah daerah, tim Jawa Timur keluar sebagai Juara I, diikuti Jawa Tengah sebagai Juara II, dan Bengkulu sebagai Juara III.
 
Selain kategori umum, dipilih juga para pemenang empat kategori khusus yang terdiri atas: Penghargaan Kreasi Menu Aplikatif, Penghargaan Kreasi Menu Beragam dan Berimbang, Penghargaan Kreasi Cita Rasa dan Penampilan, serta Penghargaan Kreasi Menu Sarapan.(f)


Baca juga: 
8 Produk Pangan Organik Terkini dan Terpopuler
Penting! 8 Kiat Menekan Asupan Zat Berbahaya dalam Pangan Sehari-Hari


Topic

#pangannusantara

 


MORE ARTICLE
polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?