
Dok. Femina Media
Bagi para fresh graduate mungkin momen interview pertama adalah sesuatu yang menegangkan. Khawatir salah menjawab pertanyaan HRD hingga harap-harap cemas menunggu hasilnya apakah diterima atau tidak. Mengatasi ketegangan tersebut, femina membagi tip praktis pada para mahasiswa di acara UI Career & Scholarship Expo XXIX, Balairung Kampus UI, Depok pada 6-7 Maret lalu.
Seperti yang dipaparkan Petty S. Fatimah, Editorial Director Prana Dinamika Sejahtera dan Chief Editor dan Community Femina Media pada sesi mini talk show-nya. “Job hunting is an adult thing. Jadi bersikaplah dewasa,” tuturnya mengingatkan.
Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diingat oleh para first jobber dalam melamar pekerjaan. Yaitu mengetahui minat karier terlebih dahulu, mengenali tipe personaliti diri, apa yang memotivasi diri untuk bekerja, memahami perusahaan yang dilamar, eksplorasi pilihan karier, hingga memastikan skill set yang dimiliki sesuai dengan pekerjaan yang dilamar.
Tak hanya itu. Petty juga memberikan tip dalam memberikan kesan yang baik pada pewawancara kerja saat sedang interview. Adapun hal yang perlu disiapkan adalah preparasi yang baik sebelum wawancara kerja, mengenakan busana yang tepat, datang lebih cepat ke lokasi, jabat tangan yang erat, jangan lupa tersenyum, perhatikan bahasa tubuh selama wawancara kerja berlangsung, matikan telepon hingga berikan CV yang menarik pada pewawancara kerja.
Lantas bagaimana jika fresh graduate ingin melamar pekerjaan tapi belum memiliki pengalaman?
“Mahasiswa yang memiliki pengalaman berorganisasi akan jauh lebih menarik daripada yang tidak atau sekadar IPK tinggi. Terkadang skill-skill berorganisasi juga tak kalah penting dibandingkan ilmu-ilmu akademik yang didapatkan di kampus,” jelasnya. Maka ia pun menyarankan untuk memasukkan semua pengalaman berorganisasi di kampus dalam CV dan portofolio.
Pada sesi berikutnya, Rajasa Pramesywara, Senior Fashion Editor Femina Media, juga memaparkan trik berbusana yang tepat bagi para first jobber. Menurutnya, tidak memiliki budget besar bukanlah hambatan untuk tidak berpakaian yang tepat. Banyak cara menyiasati tampil prima saat wawancara kerja.
Ia menyarankan, untuk memilih pakaian dengan potongan klasik seperti kemeja atau blazzer.
"Penting juga untuk mengetahui dress code bagi tiap jenis pekerjaan dan kapan waktu yang tepat untuk mengenakannya," tuturnya.
Berbagi panggung dengan Yuna & co, platform padu padan pilihan pakaian, Rajasa menampilkan paduan klasik yang bisa dipilih oleh para first jobber demi tampilan yang powerful. Misalnya seperti busana klasik little black dress yang dapat dikenakan pada berbagai kegiatan dengan penempatan aksesori yang berbeda untuk mempermanis tampilan.
Dalam acara UI Career & Scholarship Expo XXIX ini, Femina juga membuka booth yang ramai didatangi para fresh gradute. Ini menunjukkan minat yang besar para fresh graduate untuk bekerja di industri media kreatif. (f)
BACA JUGA :
Ingin Sukses Melamar Pekerjaan? Pastikan 3 Informasi Ini Ada di CV
3 Cara Sukses Mencari Kerja di Job Fair
7 Cara Pasti Meningkatkan Karier untuk First Jobber
Topic
#FirstJobber


