Career
Bebas 'Gerah' di Kampus

15 Jun 2011

Saat di kampus, pengennya, sih, kita bisa nyaman saat bergaul dengan teman-teman alias bebas musuh. Begitupun hubungan dengan dosen, jangan sampai, deh, ketemu dosen nyebelin yang bisa 'mengancam' IP kita. Kuncinya: jaga hubungan baik dengan tiap orang di kampus. Sudah mencoba belum?


Dari Mantan Jadi Teman

Asyik banget punya pacar sekampus, setiap saat bisa ketemu. Tapi begitu  putus pacaran, seharusnya hubungan sebagai teman nggak ikut putus, dong! Kalau selama ini hubungan dengan mantan kurang baik--maklum, putusnya nggak enak--coba, deh, bicarakan lagi berdua dengannya. Mudah-mudahan, sih, hubungan kita bisa kembali baik, jadi nggak masalah, kan, walau harus sekelas dengan si dia. 

 

Dosen Killer

Malas masuk kelas karena kebayang muka dosen yang nyeremin dan pelit saat kasih nilai? Saatnya berubah! Nggak susah, kok, meluluhkan hati dosen yang terkenal galak. Caranya: 'ambil hati' beliau dengan rajin masuk kelas tepat waktu. Jangan lupa selalu mengumpulkan tugas serta aktif bertanya dan konsultasi di kampus. Dijamin, dosen bakal murah senyum dan siap-siap dapat nilai A, deh!

 

Utang? Oh No!

Ada nggak di antara teman kita yang hobi pinjam duit--apalagi dalam jumlah besar? Daripada 'kejar-kejaran' sebaiknya selesaikan masalah secepatnya. Katakan kalau kita memberi tenggang waktu untuk melunasi utangnya, dan kita juga butuh uang tersebut untuk urusan pribadi. Kalau memang niatnya baik, pasti dia berusaha melunasi utangnya, dong.

 

Ih... Nyebelin!

Punya teman yang rada nggak asyik, misalnya paling pemalas saat kerja kelompok, kudu segera ditegur. Katakan kalau tindakannya itu nggak cuma mengganggu, tapi juga bikin dia kelihatan egois. Kalau dia tipe orang yang bisa menerima kritikan, pasti dia mau berubah. Tugas kuliah beres, pertemanan juga aman, deh. CC

 

Saat di kampus, pengennya, sih, kita bisa nyaman saat bergaul dengan teman-teman alias bebas musuh. Begitupun hubungan dengan dosen, jangan sampai, deh, ketemu dosen nyebelin yang bisa 'mengancam' IP kita. Kuncinya: jaga hubungan baik dengan tiap orang di kampus. Sudah mencoba belum?

Dari Mantan Jadi Teman

Asyik banget punya pacar sekampus, setiap saat bisa ketemu. Tapi begitu  putus pacaran, nggak otomatis hubungan sebagai teman juga putus, dong! Ngaku, pasti ada diantara kita yang nggak nyaman sekampus dengan mantan. Kalau itu terjadi karena kita putus nggak baik-baik, coba, deh, bicarakan lagi berdua dengan sang mantan. Mudah-mudahan dengan begitu hubungan kita bisa kembali baik, dan nggak masalah, deh, walau harus sekelas dengan si dia. 

 

Dosen Killer

Malas masuk kelas karena kebayang muka dosen yang nyeremin dan pelit saat kasih nilai? Gawat, bisa-bisa IP kita jeblok karena terlalu sering absen dan nggak mengumpulkan tugas. Padahal, nggak susah, kok, meluluhkan hati dosen yang terkenal galak. Coba, deh, 'ambil hati' beliau dengan rajin masuk kelas tepat waktu. Jangan lupa untuk selalu kumpulkan tugas serta aktif bertanya dan konsultasi di kampus. Dijamin, dosen jadi murah senyum dan siap-siap dapat nilai A, deh!

 

Utang? Oh No!

Ada nggak diantara teman kita yang hobi pinjam duit – apalagi dengan jumlah besar? Daripada keadaan di kampus jadi nggak nyaman, (karena si tukang ngutang selalu menghindar saat ketemu kita) sebaiknya selesaikan masalah secepatnya, deh. Katakan kalau kita memberi tenggang waktu untuk melunasi hutangnya, dan kita juga butuh uang tersebut untuk urusan pribadi. Kalau emang dia berniat baik, pasti dia berusaha melunasi hutangnya, deh.

 

Ih... Nyebelin!

Kalau diantara teman-teman kita ada satu cewek yang rada nggak asyik – paling pemalas saat kerja kelompok, misalnya, ganggu banget, tuh. Daripada merugikan kita dan teman-teman yang lain, mendingan tegur langsung saja. Katakan kalau tindakannya itu nggak cuma mengganggu, tapi juga bikin dia kelihatan egois. Kalau dia tipe orang yang bisa menerima kritikan, pasti dia mau berubah. Tugas kuliah beres, pertemanan juga aman, deh.

 

Saat di kampus, pengennya, sih, kita bisa nyaman saat bergaul dengan teman-teman alias bebas musuh. Begitupun hubungan dengan dosen, jangan sampai, deh, ketemu dosen nyebelin yang bisa 'mengancam' IP kita. Kuncinya: jaga hubungan baik dengan tiap orang di kampus. Sudah mencoba belum?

Dari Mantan Jadi Teman

Asyik banget punya pacar sekampus, setiap saat bisa ketemu. Tapi begitu  putus pacaran, nggak otomatis hubungan sebagai teman juga putus, dong! Ngaku, pasti ada diantara kita yang nggak nyaman sekampus dengan mantan. Kalau itu terjadi karena kita putus nggak baik-baik, coba, deh, bicarakan lagi berdua dengan sang mantan. Mudah-mudahan dengan begitu hubungan kita bisa kembali baik, dan nggak masalah, deh, walau harus sekelas dengan si dia. 

 

Dosen Killer

Malas masuk kelas karena kebayang muka dosen yang nyeremin dan pelit saat kasih nilai? Gawat, bisa-bisa IP kita jeblok karena terlalu sering absen dan nggak mengumpulkan tugas. Padahal, nggak susah, kok, meluluhkan hati dosen yang terkenal galak. Coba, deh, 'ambil hati' beliau dengan rajin masuk kelas tepat waktu. Jangan lupa untuk selalu kumpulkan tugas serta aktif bertanya dan konsultasi di kampus. Dijamin, dosen jadi murah senyum dan siap-siap dapat nilai A, deh!

 

Utang? Oh No!

Ada nggak diantara teman kita yang hobi pinjam duit – apalagi dengan jumlah besar? Daripada keadaan di kampus jadi nggak nyaman, (karena si tukang ngutang selalu menghindar saat ketemu kita) sebaiknya selesaikan masalah secepatnya, deh. Katakan kalau kita memberi tenggang waktu untuk melunasi hutangnya, dan kita juga butuh uang tersebut untuk urusan pribadi. Kalau emang dia berniat baik, pasti dia berusaha melunasi hutangnya, deh.

 

Ih... Nyebelin!

Kalau diantara teman-teman kita ada satu cewek yang rada nggak asyik – paling pemalas saat kerja kelompok, misalnya, ganggu banget, tuh. Daripada merugikan kita dan teman-teman yang lain, mendingan tegur langsung saja. Katakan kalau tindakannya itu nggak cuma mengganggu, tapi juga bikin dia kelihatan egois. Kalau dia tipe orang yang bisa menerima kritikan, pasti dia mau berubah. Tugas kuliah beres, pertemanan juga aman, deh.

 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?