Bersihkan wajah dengan cara yang benar dan produk yang tepat. Foto ilustrasi: Canva
Membersihkan wajah memang terdengar simpel, tapi kalau dilakukan asal-asalan justru bisa bikin kulit gampang iritasi, kusam, atau malah breakout.
Soalnya, membersihkan wajah yang benar adalah kuncian paling hakiki dalam merawat kecantikan, sehingga skincare yang kamu pakai bekerja optimal.
Supaya skincare kamu nggak sia-sia, ini tiga hal penting yang wajib diperhatikan saat cuci muka.
1/ Pilih cleanser sesuai kondisi kulit
Nggak semua sabun muka cocok untuk semua orang. Kulit berminyak biasanya nyaman dengan cleanser ringan yang membantu mengurangi minyak berlebih, sementara kulit kering atau sensitif lebih cocok dengan formula yang lembap dan minim fragrance.
Kalau setelah cuci muka kulit terasa ketarik, perih, atau mengelupas, bisa jadi cleanser kamu terlalu keras untuk kulit kamu.
2/ Perhatikan suhu air
Air yang terlalu panas memang terasa nyaman, apalagi setelah aktivitas seharian. Tapi untuk wajah, suhu air panas bisa bikin kulit makin kering dan sensitif.
Gunakan air biasa (suhu ruangan) atau suam-suam kuku agar kulit tetap bersih tanpa kehilangan kelembapan alaminya. Setelah itu, keringkan wajah dengan cara ditepuk perlahan memakai handuk bersih—bukan digosok.
3/ Jangan terlalu kasar ke kulit
Banyak orang merasa wajah harus “kesat” setelah dicuci. Padahal, menggosok wajah terlalu keras atau memakai scrub berlebihan bisa merusak skin barrier.
Gunakan gerakan lembut dengan ujung jari (pakai jari manis yang tekanannya paling lembut), terutama di area sensitif seperti bawah mata dan sekitar hidung. Kulit yang terlalu sering “ditarik” juga bisa lebih mudah kemerahan dan terasa kering.
Jangan malas cuci tangan sebelum menyentuh wajah. Kadang sumber jerawat justru datang dari tangan yang kotor. (f)
Brianna Relisha


